Arthur Irawan Trial di Persija

Kamis, 26 Mei 2016 | 15:12
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
JAKARTA, indopos.co.id - Manajemen Persija Jakarta sedang mutar otak untuk dua laga kandang di ajang Indonesia Soccer Championsip (ISC) A 2016 melawan PS TNI dan Sriwijaya FC. Pasalnya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, akan direnovasi untuk Asian Games 2018 mulai Juli 2018.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Bobby Kusumahadi mengatakan, Stadion Wibawa Mukti Bekasi serta Stadion Manahan Solo menjadi opsi terkuat kandang Persija. Sebelumnya, Macan Kemayoran membatalkan wacana ke Stadion Pakansari, Bogor, karena sudah lebih dulu diplot PS TNI menjadi markas usai terpental dari Stadion Siliwangi, yang akan direnovasi untuk PON Jawa Barat. “Tinggal Bekasi dan Solo saja. Ini karena Bogor (Stadion Pakansari) menjadi kandang PS TNI,” tukasnya kepada Indopos, Rabu (25/5).

Persija hanya punya dua kesempatan memakai SUGBK di ISC A, yakni saat menjamu Semen Padang dan Persela Lamongan. “Surat kami ke pihak GBK sudah ditolak. Saya tidak baca secara detail, yang saya ingat sudah tidak bisa dipakai karena persiapan renovasi,” jelas Bobby. Panpel Persija baru bisa memastikan kandang Persija berikutnya akhir pekan ini.

Sementara soal informasi PT Gelora Trisula Semesta (GTS) dalam laman resmi bahwa Persija menjamu PS TNI di Stadion Manahan, Panpel Persija tak mengiyakan. “Belum karena kami belum melapor ke GTS. Belum diputuskan dan masih menunggu sampai Jumat (27/5),” ujar Bobby.

Seperti diketahui, situs ISC memberikan informasi bahwa Persija terdekat akan menjamu PS TNI di Stadion Manahan, Solo. Laga melawan PS TNI akan diselenggarakan Jumat (10/6). Itu menjadi pertandingan keenam Persija di ajang garapan PT Gelora Trisula Semesta (GTS). Sedangkan pertandingan melawan Sriwijaya FC pada (24/6).

Macan Kemayoran, julukan Persija, lebih dulu bertandang ke Banjarmasin untuk melawan tuan rumah Barito Putera, Minggu (29/5). Sebelumnya, Ismed Sofyan dan kawan-kawan meraih dua hasil seri dan dua kemenangan sehingga mengoleksi delapan poin.

Sementara itu, Persija kedatangan pemain baru asal liga Belgia Waasland-Beveren, Arthur Irawan. Hadirnya mantan penggawa Timnas Indonesia itu memunculkan spekulasi. Yakni, datang untuk trial bersama klub Macan Kemayoran. Sebab, meski jendela transfer sudah ditutup, peluang Arthur berseragam Persija tidak serta merta ikut tertutup. Jika jendela transfer kembali dibuka pada paro musim kompetisi, Arthur bisa saja didaftarkan.

Spekulasi tersebut kian meluas saat Ismed Sofyan kini sedang terbekap cedera pangkal paha. Pemain paling senior di Persija itu pun tidak dimainkan saat Persija bertanding melawan Perseru. Disinyalir, Arthur datang untuk mengantisipasi cedera Ismed.

Kebetulan, kedua pemain berbeda generasi tersebut bermain di posisi yang sama. Yaitu, bek kanan. Namun, spekulasi tersebut dibantah Arthur. Pemain berusia 23 tahun itu menyatakan, hanya mengikuti latihan Persija dan tengah menjalani proses pemulihan cedera pinggul. “Saya baru operasi pada Maret. Jadi, saya perlu ikut latihan untuk pemulihan,” tegasnya usai melakukan latihan di Lapangan Villa 2000 Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (25/5).

Saat ditanya soal masa depan, pemain kelahiran Surabaya, 3 Maret 1993 ini belum mau memikirkan. Termasuk saat ditanya soal peluang membela Persija. “Sebenarnya saya sudah mendapattawaran dari beberapa klub Eropa. Namun, sementara ini, fokus saya hanya untuk memulihkan cedera,” tegas Arthur.

Rencananya, pemain yang sempat merumput bersama RCD Espanyol B tersebut hanya akan mengikuti latihan selama dua pekan. ”Saya pun tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada manajemen dan pelatih Persija karena sudah mengizinkan berlatih di sini,” terang Arthur. (fdi)
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%