Ini Momen-Momen Terbaik Sepanjang MotoGP 2016

Jumat, 30 Desember 2016 | 16:05
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share

INDOPOS.CO.ID - Balapan MotoGP selalu menghadirkan drama dan ketegangan. Tak cuma di dalam trek, bahkan di luar pun cukup sering terjadi friksi. Karenanya, dalam setiap musimnya, MotoGP selalu diwarnai momen-momen menarik.

Seperti halnya pada MotoGP musim 2016.Langkah pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, untuk merebut takhta juara dunia memang tak mendapat rintangan yang terlampau sulit.

Namun, beberapa insiden membuat perjalanan setiap pembalap sepanjang musim menjadi kian menarik.

Berikut 5 Best Moments MotoGP 2016 seperti dirankum Crash.net:

1. Podium Juara Spesial untuk Maverick Vinales dan Suzuki

Dikarenakan ada 9 pemenang yang berbeda dalam MotoGP 2016, maka tidaklah mudah untuk menentukan momen terbaik pertama. Pada akhirnya dipilih podium juara yang diraih Vinales saat di Sirkuit Silverstone, Inggris. Alasannya, ini adalah podium kemenangan  pertama Suzuki sejak 2007. Bahkan saat 2007 tersebut berlangsung dalam balap di trek basah (wet-race) oleh Chris Vermulen yang memang diklaim sebagai masternya hujan pada masa tersebut. 

Sementara untuk trek kering, seperti yang diukir Vinales, terakhir kali Suzuki mampu berjaya adalah pada era Kenny Roberts Jr musim 2000. Konteks ini, juga menjadi pembuktian bahwa Suzuki pada tahun keduanya comeback ke arena MotoGP, mampu langsung mendapat hasil terbaik.

2. Podium Juara Cal Crutchlow Akhiri Dahaga Pembalap Inggris Selama 35 tahun

Cal Crutchlow mencatat podium kemenangan di Sirkuit Brno di Republik Cheska, dan Sikuit Phillip Island di Australia. Di antara dua gelar itu, Brno terasa lebih bekesan. Pasalnya, itu adalah kemenangan pertama pembalap Inggris setelah puasa 35 tahun. 

Terakhir pembalap Inggris berjaya adalah Barry Sheene pada 1981. Sementara, podium juara di Australia adalah yang pertama di trek kering oleh pebalap non-pabrikan setelah Toni Elias (2006). Disebut signifikan karena tahun pertama penggunaan ECU tunggal dan terbukti pembalap non-pabrikan bisa langsung kompetitif.

3. Tewasnya Luis Salom Memicu Perdamaian Valentino Rossi dan Marc Marquez di Catalunya

Saat seri MotoGP Catalunya, peristiwa tragis terjadi yang menyebabkan pembalap Moto2, Luis Salom, meninggal dunia saat latihan bebas. Akhir pekan yang menjadi penghormatan untuk Luis Salom dibarengi dengan pertarungan sengit antara Valentino Rossi dan Marc Marquez di seri MotoGP dua hari setelahnya. 

Menariknya, kedua pembalap bertarung secara bersih, tidak seperti saat MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 2015 yang membangkitkan perseteruan keduanya. Pada akhir balapan di Catalunya, Rossi mampu mengalahkan Marquez. Selepasnya, mereka berdua berjabat-tangan untuk pertama kalinya sejak perseteruan Sepang pada Oktober 2015.

4. Kemenangan Indah Andrea Iannone bersama Ducati

Kemenangan Andrea Iannone, di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada Agustus lalu, menjadi sangat berarti bagi Ducati. Ini podium juara yang pertama bagi mereka sejak 2010. Lebih elok lagi, posisi runner-up juga direbut gaco Ducati lainnya, Andrea Doviziozo. 

Ini sekaligus menjadi podium yang pertama bagi Ducari semenjak Casey Stoner meraihnya pada 2010. Bahkan, Ducari pernah gagal merebut podium juara sekalipun pernah ditunggangi Valentino Rossi. Setelah Iannone, Ducari kembali berjaya bersama Dovizioso saat MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang.

5. Marc Marquez Selamat dari Maut

Bakat luar biasa sang juara dunia MotoGP 2016, Marc Marquez terlihat saat latihan bebas pada seri di Sirkuit Assen, Belanda. Pembalap andalan Repsol Honda itu dapat merespons dengan sangat cepat ketika ban depan terkunci saat akan memasuki tikungan. 

Marquez dapat mengontrol motornya dengan ban belakang dan menahan tubuh hingga tidak terpental. Padahal, insiden ini berlangsung dalam kecepatan tinggi. Jika saja Marquez gagal mengendalikan motornya, bukan tak mungkin nyawanya menjadi taruhan. (ira/JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%