Iannone Beri Saran Lorenzo

Senin, 06 Maret 2017 | 19:45
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Jorge Lorenzo dituntut secepatnya beradaptasi dengan tunggangan barunya, Ducati Desmosedici GP.

INDOPOS.CO.ID - Mantan pembalap Ducati, Andrea Iannone, punya saran untuk Jorge Lorenzo. Menurutnya, Lorenzo tak boleh berpikir terlalu banyak saat berada di atas motor Ducati jika ingin meraih performa maksimal.

Selama dua musim terakhir, ditambah 2013 dan 2014 di tim satelit Pramac Racing, Iannone memang sudah sangat hafal luar-dalam kekuatan dan kelemahan Ducati.

Keberhasilan merengkuh kemenangan di Red Bull Ring musim lalu menjadi bukti sahih bagaimana Iannone berhasil menaklukkan motor Desmosedici GP. Jika Iannone mulus bersama Ducati, lain halnya dengan Lorenzo. Juara dunia tiga kali MotoGP itu kesulitan dan masih beradaptasi dengan tunggangan anyarnya.

Pada tes pramusim di Sirkuit Phillip Island, Lorenzo berada di posisi cukup jauh dari pembalap tercepat. Dia lebih lambat 0,8 detik di belakang Maverick Vinales selama tiga hari melibas sirkuit di Australia itu.

“Untuk beradaptasi dengan Ducati adalah tugas besar. Itu adalah motor yang perlu dikendarai dengan gaya balap yang sama sekali berbeda. Motor itu lebih mudah (dikendarai) dalam beberapa tahun terakhir. Motor itu juga menuntut gaya balap tertentu, tapi memiliki potensi untuk menjadi kompetitif. Anda hanya harus menemukan cara untuk memaksimalkannya,” terang Iannone kepada Motorsport.

“Dalam kasus Lorenzo, dia menghabiskan waktu mengendarai motor yang sama (Yamaha) selama bertahun-tahun. Lalu, dia pindah ke motor yang menuntut perubahan radikal dalam hal gaya mengendarai. Itu memaksa Anda untuk memikirkannya. Dan jika Anda terlalu banyak berpikir ketika mengendarai motor, maka Anda tidak begitu cepat,” sambungnya.

Iannone menambahkan, Lorenzo harus bisa secepatnya adaptasi dengan tunggangan baru jika tak ingin semakin tertinggal dengan para pesaing yang justru sudah nyaman menyambut seri perdan di Qatar.

“Anda harus beradaptasi secepat mungkin terhadap situasi baru ini dengan sendirinya, karena Anda terbiasa pada motor sebelumnya. Jika naluri membuat Anda mengendarai motor seperti kebiasaan sebelumnya, maka Anda kehilangan banyak peningkatan," pungkasnya. (ira/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%