Spurs Cetak Comeback Terbesar

Jumat, 10 Maret 2017 | 14:57
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
DIKEREBUTI:Bintang basket James Harden (nomor 13) dikerebuti tiga pemain Spurs dalam lanjutan bola basket NBA dan Spurs berhasil menang dalam pertandingan itu.

INDOPOS.CO.ID  – Ramai cerita “comeback” di ajang sepak bola dunia, San Antonio Spurs memiliki kisahnya sendiri di NBA. Dalam proses mengemas 50 kemenangan dalam satu musim selama 18 tahun beruntun, Sprus bangkit dari ketertinggalan 28 poin sebelum mengakhiri pertandingan dengan keunggulan 114-104.

Hasil tersebut menjadi comaback terbesar yang pernah diraih Spurs sepanjang berada di bawah asuhan Gregg Popovich. Atau bahkan reli terpanjang selama musim ini. Baru dua hari sebelumnya, Spurs sukses mengejar ketertinggalan 16 poin saat menumbangkan Hiuston Rockets.

Spurs juga memperpanjang rekornya sebagai tim yang mampu meraih 50 kemenangan dalam satu musim menjadi enam kali lebih banyak dibandingkan rekor sebelumnya saat masa keemasan Los Angeles Lakers. Lakers mencatat rekornya 12 musim beruntun.

Yang membuat capaian itu menjadi lebih spektakuler adalah kemenangan besar tersebut didapat tanpa bantuan dua bintang mereka, Kawhi Leonard dan LaMarcus Aldrige. ''Ini adalah hasil kerja keras tim,'' ucap Popovich dilansir ESPN. Dia memuji permainan David Lee, Manu Ginobili, Patty Mills, dan  anak asuhnya yang lain saat mencatatkan 33 assist.

Sacramento harus tertinggal 59-31 saat pertandingan di kuarter kedua menyisakan 4 menit 41 detik melalui jump shot Buddy Hield hasil meneruskan assist dari Ty Lawson. Di akhir kuarter pembuka, dua pemain Kings, Tyreke Evans dan Kosta Koufos mendominasi perolehan poin untuk mengungguli Spurs 23-15.

Pada pertemuan ke-170 antara kedua tim, Sacramento mampu menggerus Spurs hingga 22 poin hanya di kuarter pembuka. ''Benar-benar awal yang buruk,'' ucap Lee yang menyumbangkan 18 poin, 10 rebound, dan dua block.  Kings, lanjutnya, memiliki pemain-pemain yang ketika mereka mendapatkan peluang bagus bisa menembak dengan sangat akurat. Dia kemudian menyebut Tyreke, Buddy, dan beberapa nama lainnya yang sangat agresif di paro pertama pertandingan.

Sacramento menghancurkan San Antonio pada titik terendah di kuarter pertama dengan leading 22-10 di paint area. Pada akhir kuarter kedua, Kings juga mengalahkan Spurs 18-7 dalam hal break.

Kebangkitan Spurs dimulai dari agresi Ginobili di akhir kuarter kedua. Dialah yang memimpin perolehan poin bagi timnya, yakni 19 angka. San Antonio kemudian membalik keadaan dengan keunggulan 83-45 saat pertandingan menyisakan 28 menit 42 detik. Mills membukukan 17 poin melalui 6 kali tembakan dari 6 kesempatan dalam kurun waktu tersebut. Ginobili 17 poin dari menceploskan 6 tembakan dari 11 kesempatan. (cak)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%