Bulls Sangat Perkasa, Spurs Dianggap Terlalu Tangguh

Rabu, 15 Maret 2017 | 15:58
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Guard tim basket Chicago Bulls, Dwayne Wayde (kanan) menggiring bola untuk dijadikan poin, tapi pemain Hornet terus membayanginya.

INDOPOS.CO.ID - Tim basket NBA Chicago Bulls meraih kemenangan dalam laga lanjutan NBA, Senin (13/3) malam (waktu setempat). Bermain di Spectrum Center, markas Charlotte Hornets, Bulls justru tampil perkasa. Hornets menyerah 109-115. Power Forward Bulls asal Spanyol, Nikola Mirotic, menjadi bintang di laga tersebut. Mirotic menjadi pencetak skor terbanyak bagi klubnya dengan 24 poin dan 11 rebound.

Torehan ini sebenarnya kalah dari apa yang dicatatkan pemain Hornets, Jeremy Lamb, dengan 26 poin. Bulls sudah menunjukkan dominasinya sejak kuarter pertama. 36 poin berhasil dicetak tim asuhan Fred Hoiberg tersebut, sedangkan tuan rumah hanya mencetak 24 angka.

Tuan rumah coba bangkit di kuarter berikutnya, terlihat dengan 24 angka yang dicetak. Bulls, hanya bisa mengemas 22 angka di kuarter ini. Kuarter berikutnya menjadi momentum di mana kedua tim merespons ketertinggalan di dua kuarter awal. Hasilnya, baik Bulls mau pun Hornets sama-sama mencetak 29 poin.

Di kuarter akhir, Hornets coba bermain lebih “ngegas” dengan sukses mengemas 32 angka berbanding 28 poin milik Bulls. Bulls menang 115-109. Kemenangan ini membuat Bulls berada di peringkat 9 klasemen wilayah timur. Sedangkan Hornets berada dua garis di bawahnya.

Di bagian pertandingan lain pada ajang lanjutan NBA, meski membuat banyak kesalahan, San Antonio Spurs masih terlalu tangguh buat Atlanta Hawks. Kemenangan ini mengantar Spurs menyamai rekor Golden State Warriors. Menjamu Hawks di AT&T Center, Selasa (14/3) WIB, Spurs memenangi pertandingan dengan skor akhir 107-99. Tim besutan Gregg Popovich itu sukses mengatasi 23 turnover, jumlah turnover tertinggi mereka di musim ini, dan absennya Tony Parker karena cedera.

Namun demikian, hal tersebut tidak terlalu berpengaruh, menyusul produktivitas para pemainnya. Bintang Spurs Kawhi Leonard mengemas 31 poin, diikuti sumbangan 15 poin dari Patty Mills dan 14 poin dari David Lee dan Danny Green. Pau Gasol, yang memulai dari bench menyumbang 13 poin dan 10 rebound.

Kemenangan atas Hawks membuat Spurs kini mengukir rekor menang-kalah terbaik di NBA musim ini yaitu 52-14, sama dengan Warriors. Kedua tim telah dipastikan lolos ke playoff, dan memanaskan persaingan untuk merebut status unggulan teratas di Wilayah Barat. “Saya sangat gembira karena mereka terus berjaga-jaga dan bergegas dengan cara seperti ini meskipun ceroboh dengan bolanya," ungkap Popovich usai pertandingan, dilansir ESPN.

Dari Hawks, point guard Dennis Schroder mengemas 22 poin dan 10 assist sedangkan Paul Millsap menyumbangkan 16 poin. Shooting guard tim Hardaway Jr. mencetak 17 poin. Hawks kini menduduki peringkat kelima di klasemen Wilayah Timur dengan rekor 37-30. Bagi Hawks, kekalahan itu memperpanjang rekor buruk mereka dalam laga tandang ke San Antonio. Hawks tidak pernah berhasil menang sejak 15 Februari 1997, alias dalam 20 tahun. “Kalau Anda mendapatkan keuntungan dari turnover, Anda mestinya mendapatkan poin dari situ. Namun, kami tidak bisa memaksimalkannya pada malam ini,” sesal Millsap. (oks/dts)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%