Episode Kelam Guardiola di Manchester City

Pertama kali sepanjang karier, tim besutan Guardiola tersingkir di 16 besar

Kamis, 16 Maret 2017 | 17:20
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Pelatih Manchester City, Josep Guardiola

INDOPOS.CO.ID - Episode kelam Josep Guardiola di Manchester City berlanjut. Bukan hanya di kancah liga domestik, tetapi juga Eropa.

Datang dengan performa mempesona di awal musim, dengan memetik 5 kemenangan beruntun, The Citizens terombang-ambing.Klimaks terjadi pada Kamis dini hari tadi, ketika City menjadi bulan -bulanan AS Monaco di babak perdelapan final Liga Champions. City menelan kekalahan 1-3 di markas Monaco, Stade Louis II.

Meski agregat imbang 6-6, namun Monaco memiliki produktivitas gol tandang lebih baik daripada City. Pada leg pertama lalu, Monaco kalah 3-5 di Inggris.

Tersingkir di perdelapan final di Liga Champions menjadi catatan kelam tersendiri buat pelatih asal Spanyol ini. Pertama kali dalam karier, tim besutan Guardiola terdepak dari fase knock out, 16 besar. 

Padahal, ketika masih melatih Barcelona dan Bayern Muenchen, Guardiola selalu berhasil melewati babak 16 besar. Bahkan, bersama Barcelona, Pep dua kali mempersembahkan gelar Liga Champions.

Rapor merah Guardiola lain adalah, City menjadi tim pertama di Liga Champions yang tersingkir setelah mencetak 5 gol di babak 16 besar.

Prestasi CIty berbanding terbalik dengan Leicester City. Berstatus sebagai tim debutan, The Foxes melaju ke perempat final setelah mengeliminasi Sevilla. Kiprah Leicester jeblok di kancah Liga Inggris, namun juara bertahan Premier League ini konsisten di kancah Eropa.

Harapan Guardiola memperbaiki reputasi tinggal di ajang Piala FA. City melaju ke semifinal . Tapi bukan perkara mudah, karena City jumpa dengan Arsenal di babak 4 besar pada Sabtu, (22/4) mendatang.

Bila langkah City sampai terhenti di Piala FA, Guardiola gagal mempersembahkan gelar di musim pertama; tradisi Guardiola selalu merebut kampiun pada musim perdana terhenti.  

Dia gagal melanjutkan sukses seperti di Bayern Muenchen dan Barcelona, di mana Guardiola langsung memberikan trofi di tahun pertama.

Editor : Redjo Prahananda
Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%