Kasus Dana Asian Games 2018 Istri Ketua Komisi X Siap Bantu Polda

Minggu, 19 Maret 2017 | 16:04
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Foto : HargaTop.com

INDOPOS.CO.ID - Mantan atlit berkuda nasional, yang pernah mengharumkan nama Indonesia dengan mencetak hattrick di ajang Sea Games, Adinda Yuanita, yang juga merupakan istri Ketua Komisi X, siap membantu Polda Metro Jaya dalam menuntaskan pengusutan perkara penyimpangan dana sosialisasi Asian Games 2008. Demikian disampaikan Muhammad Fauzan, juru bicara dan kuasa hukum Adinda, di Jakarta, Minggu (19/3/2017).

Dikatakan Fauzan, kasus korupsi dana Asian Games merupakan tindak lanjut dari hasil PDTT yang dilakukan BPK atas permintaan Panja Persiapan Asian Games Komisi X DPR RI. Di lain pihak, Adinda terpilih menjadi Wakil Bendahara KOI melalui proses voting di Kongres KOI bulan November 2015 karena prestasinya bagi bangsa, bukan karena proses formatur. Sehingga dengan pengalaman dan keterlibatan Adinda di ajang multievent seperti Sea Games dan Asian Games, tentu pengetahuan Adinda dapat dimanfaatkan oleh penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dalam perkara penyedia jasa kegiatan carnaval Sosialisasi Asian Games di enam kota. 

“Terkait dengan teknis perkara, atau inti perkara tersebut memang Adinda tidak tahu, karena saat perkara itu terjadi dia sedang cuti dari posisi Wakil Bendahara di KOI dan belum aktif di Inasgoc. Dia baru bergabung di Inasgoc bulan Juni tahun 2016.  Tetapi Polisi bisa memanfaatkan pengetahuannya untuk melengkapi berkas penyidikan,” urai Fauzan seraya menambahkan bahwa Adinda siap kapanpun datang ke Polda Metro bila keterangannya dibutuhkan.   
  
Seperti diberitakan, hingga kini penyidik Polda metro masih terus mendalami perkara penyimpangan dana sosialisasi Asian Games 2018. Apalagi Kejaksaan Tinggi DKI mengembalikan berkas ke penyidik karena dinilai belum lengkap. Kasubdit V Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, pemeriksaan kali ini masih seputar verifikasi hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait dengan kerugian Negara perkara tersebut. (lis)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%