Verstappen : Red Bull Belum Saatnya Bertarung

Senin, 20 Maret 2017 | 19:08
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Max Verstappen

INDOPOS.CO.ID - Seri pembuka Formula 1 di Australia tinggal sepekan lagi. Dari rangkaian delapan hari uji coba pra musim di Barcelona, diprediksi Mercedes akan mendapatkan perlawanan tangguh dari Ferrari dan Red Bull. Namun, bintang muda Red Bull Max Verstappen justru tak yakin timnya akan mampu bertarung dengan juara bertahan.

Senjata terbaru Red Bull RB13 menjadi mobil tercepat keempat di uji coba Barcelona di belakang Ferrari, Mercedes, dan Williams. Meski begitu banyak yang memprediksi bahwa mereka akan siap bertempur dan dengan mudah melewati Williams saat lomba pembuka berlangsung Minggu nanti.

Verstappen tidak meragukan timnya bisa bertarung dengan Williams. Namun, untuk head-to-head dengan Mercedes atau Ferrari dia pesimis. ''Secara pribadi, aku tidak yakin bisa bertarung untuk berebut kemenangan saat ini. Banyak yang akan berubah di tengah musim, tapi saat ini kami tak cukup cepat untuk menang,'' tutur pembalap asal Belanda itu dilansir Motorsport.

Mengenai prediksinya untuk balapan di Melbourne Verstappen mengatakan, Red Bull baru bisa mengetahui performa sebenarnya RB13 ketika sesi kualifikasi. Meski begitu, pembalap 19 tahun tersebut mengaku tidak berharap mampu meraih pole position di seri pertama.

Harapannya saat ini adalah Red Bull bisa mengulang tren positif yang diraih timnya di musim 2016. Saat itu, skuat Milton Keynes itu kesulitan bertarun di seri-seri awal , tapi mengalami kemajuan pesat khususnya di paro kedua musim. Kemajuan tersebut akhirnya mampu menyusul bahkan mengungguli Ferrari di posisi kedua klasemen konstruktor.

''Jelas, Ferrari selangkah lebih maju dari tahun lalu. Mercedes juga selalu berada di depan. Aku rasa mereka sedikit melakukan sandbagging (menutupi kekuatan sebenarnya saat uji coba). Selalu begitu dalam beberapa tahun terakhir,'' ungkapnya seperti dikutip dari laman pribadinya verstappen.nl.

Di saat yang sama Mercedes memastikan bakal membawa mesin generasi terbaru ke Melbourne, meski sempat muncul kekhawatiran ada masalah pada crankshaft-nya. Masalah ketahanan mesin itu sempat dialami Lewis Hamilton di uji coba Barcelona kedua. Bahkan di hari terakhir pembalap Inggris tersebut tidak turun karena mobilnya rusak.

Setelah itu muncul isu bahwa Mercedes akan menunda menggunakan mesin terbaru tersebut, baik untuk tim utama maupun tim customer-nya. Namun seorang sumber Mercedes, kepada Autosport mengatakan bahwa pabrikan asal Jerman itu akan datang ke Melbourne dengan mesin generasi terbaru.

 

Mercedes melakukan perubahan besar pada mesin mereka musim ini. Bahkan, konon ketika diuji coba di atas mesin dyno mesin tersebut mampu menyemburkan power 70 bhp lebih besar dari generasi tahun lalu. Tapi efek itu justru tidak tampak sepanjang uji coba. Power mesin mereka masih kalah dari Ferrari.

Kabar bahwa Mercedes melakukan sanbagging menyeruak. Mereka menggunakan mode mesin konservatif sepanjang uji coba di Barcelona. Langkah itu untuk dilakukan agar para mekanik lebih leluasa menjajal banyak suku cadang yang sifatnya eksperimental.

Dengan sistem token pengembangan mesin yang dihapuskan musim ini, update besar-besaran di tengah musim seperti tahun lalu. Jadi ketika ada suku cadang yang dijajal saat uji coba pra musim belum siap digunakan membalap, bisa dikembangkan lagi dan digunakan di tengah musim. (cak/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%