Argentina “Khianati” Marquez, Balapan Marquez Berakhir Tragis

Selasa, 11 April 2017 | 17:46
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
TERGELINCIR: Titik kemenangan di depan jadi buyar ketika ban motor yang dikendarai Marquez tergelincir dan membuatnya terjatuh sehingga tertinggal dari para pesaingnya.

INDOPOS.CO.ID - Sirkuit Termas de Rio Hondo selalu menawarkan senyum untuk Marc Marquez. Empat kali balapan, empat kali pole position secara beruntun. Plus dua kampiun di tiga edisi yang terakhir. Tapi dinihari kemarin sirkuit sepanjang 4,8 kilometer itu seperti “mengkhianati” sang juara bertahan.

Rasanya tidak ada yang menyangka jika balapan Marquez di Termas de Rio Hondo bakal berakhir setragis itu? Memulai lomba dari pole position sang juara bertahan MotoGP langsung tancap gas tanpa gangguan sebagai pemimpin lomba. Bahkan dia mampu membuka jarak dua detik di depan rombongan pembalap di belakangnya.

Sampai pada titik itu kemenangan Marquez seperti sudah di depan mata. Dengan kombinasi ban hard-medium semestinya, dia hanya tinggal mempertahankan ritme agar jarak tersebut tak semakin didekati. Dan itulah yang dilakukan Marquez. Semuanya berjalan dengan normal bahkan ketika roda depannya kehilangan cengkeraman di tikungan dua di lap keempat. Saat kecelakaan terjadi Marquez juga tidak sedang melaju kencang. Apalagi menggeber motornya habis-habisan di lap-lap awal.

Kemungkinan besar ban depan hard miliknya belum menemukan temperatur yang pas untuk mendapatkan cengkeraman maksimal. Namun jika melihat tayangan ulang seharusnya dengan kecepatan motornya yang terlihat “normal” kecelakaan tidak perlu terjadi. ''Aku juga tidak tahu apa yang terjadi,'' katanya dilansir Motorsport. Pada 2015 Marquez juga terjatuh, tapi karena tersenggol buntut motor Rossi saat keduanya berduel berebut podium teratas.

Marquez juga mengaku terkejut dengan jarak yang mampu diciptakannya saat lomba baru berjalan empat putaran. ''Aku tidak melaju cepat. Waktu lapku 1 menit 40 – 39,8 detik. Aku tidak membalap di kisaran 1 menit 39,5-39,0 detik,'' tukasnya. Hari yang gelap bagi klan Marquez di Argentina, setelah sang adik Alex Marquez juga mengalami crash di lap-lap krusial ketika berduel sengit dengan Franco Morbidelli di kelas Moto2.

Masalah temperatur ban yang belum panas menjadi tidak relevan ketika rekan satu timnya Daniel Pedrosa juga tumbang saat balapan menyisakan 12 lap lagi. Jika masalahnya adalah temperatur ban, semestinya Pedrosa tidak mengalami kecelakaan yang sama. Rider Spaniard itu bahkan sudah berhasil mencatat lap tercepat 1 menit 39,740 sebelum kecelakaan terjadi.

Pedrosa kemudian memberikan sedikit petunjuk. Karena dia juga jatuh di tikungan yang sama dengan Marquez. ''Motor kami sulit dikendalikan di permukaan aspal yang bergelombang. Sulit sekali menjaga agar motor tidak bertingkah,'' ungkapnya dikutip Crash.(cak)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%