Ferrari 2 Mercedes 1 di Bahrain Seri Ketiga F1

Mercedes Lebih Hebat saat Dingin

Kamis, 13 April 2017 | 13:12
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
PENGENDARA:Mobil pebalap Mercedes (depan) selalu unggul dari Ferrari (belakang warna merah), tapi kali ini sang pengendara Lewis Hamilton mengakui, Ferrari akan tampil luar biasa di seri ketiga F1. Bahkan Hamilton memuji Ferrari sudah menunjukkan kualitasnya.

INDOPOS.CO.ID - Hanya berselang sepekan seri ketiga balapan Formula 1 (F1) bakal kembali tersaji di Bahrain akhir pekan ini. Skor 1-1 antara Lewis Hamilton (Mercedes) dan Sebastian Vettel (Ferrari) dari dua seri pembuka musim ini menjadi bumbu penyedap pertarungan di Sirkuit Sakhir.

Usai lomba di GP Shanghai Minggu lalu, Non Executive Chairman Mercedes Niki Lauda memberikan pandangan tentang kemajuan pesat Ferrari. Dia mengakui Mercedes sebenarnya menduga bahwa Red Bull-lah yang akan menjadi pesaing terkuat timnya musim ini. Tapi faktanya Ferrari yang tahun lalu disalip Red Bull, di paruh kedua musim membuktikan mereka mampu bangkit lebih cepat.

“Aku memiliki kesan bahwa Ferrari lebih cepat dari Mercedes pada kondisi panas. Sementara kami lebih cepat dalam kondisi dingin,'' ungkap Lauda dilansir This Is F1. Jika melihat dari dua balapan pertama pengamatan Lauda ini cukup beralasan. Ferrari menang di Australia meski harus mengawali start dari posisi kedua. Sementara Mercedes mendominasi di Shanghai dengan temperatur udara 16-21 derajat celcius, sejak dari pole position hingga finis.

Di Australia Hamilton mengeluhkan permukaan ban yang cepat aus. Momen kekalahannya terjadi ketika dia harus melakukan pit stop untuk mengganti ban lebih awal ketimbang Vettel. Setelah terlempar dari ke posisi enam pembalap Inggris tersebut terhadang laju mobil bintang muda Red Bull Max Verstappen dan akibatnya kehilangan banyak waktu sebelum mampu bertarung dengan Vettel di depan.

Di Shanghai, Hamilton seperti tak tersentuh. Masalah start yang kini sudah bisa diatasi Mercedes membuatnya bisa dengan cepat mengambil jarak dengan para rivalnya. Jadi meski di tengah lomba Vettel mampu merangsek maju dengan melewati sejumlah pembalap top seperti duo Red Bull Daniel Ricciardo dan Max Verstappen, serta rekan setimnya sendiri Kmi Raikkonen, Hamilton sudah terlalu jauh di depan.

Di Bahrain, secara tradisional balapan akan berlangsung dalam temperatur panas. Suhu di trek bisa mencapai 40 derajat lebih. Akhir pekan ini temperatur udara berkisar antara 30-33 derajat, lebih dingin dari biasanya. Tentu akan lebih panas ketika di trek. Ini akan menjadi ujian bagi Mercedes jika analisa Lauda tersebut benar. Mencari setingan mobil yang pas sejak sesi latihan hari pertama sangat krusial bagi balapan mereka pada hari Minggu.

 

Ferrari akan punya peluang besar kembali mencuri kemenangan di Bahrain. Salah satu kunci pentingnya adalah mampu merebut pole position di sesi kualifikasi. Vettel selalu gagal meraih lap tercepat di babak penentuan posisi lomba tersebut. Dari dua seri perdana terbukti bahwa pertarungan Ferrari dan Mercedes lebih ditentukan oleh strategi ketimbang kehebatan mobil masing-masing. ''Aku khawatir situasi ini akan bertahan sepanjang musim. Tapi fans senang dengan ini,'' ucap Lauda dikutip Bild.

Tahun ini, SF70 H sudah terlahir sebagai mobil yang hebat sejak awal. Tapi banyak pengamat meyakini jika penentuan gelar juara dunia tahun ini akan bergantung pada pengembangan mobil. ''Ya, dalam beberapa tahun terakhir kami seperti kelelahan saat mengembangkan mobil. Tapi tahun ini tidak akan lagi,'' ucap Presiden Ferrari Sergio Marchionne. ''Kami punya program yang dijalankan dengan kecepatan penuh. Dan kami hanya butuh sedikit waktu,'' yakinnya dikutip This Is F1.

James Allison, setelah hengkang dari Ferrari, bergabung dengan Mercedes. Kabarnya terjadi ketidakcocokan antara dia dan Marchionne. Di Mercedes Allison menggantikan Paddy Lowe yang “pulang” ke Williams. ''Aku tidak tahu apa yang terjadi antara Allison dan Sergio. Tapi aku senang dia (Allison) sekarang bersama kami,'' ujar Lauda. (cak)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%