Marquez Akui Duo Yamaha Miliki Paket Komplet

Dovizioso Malah Salahkan Petrucci

Sabtu, 15 April 2017 | 15:55
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Alami kecelakaan di GP Argentina, Dovizioso (kanan) salahkan petrucci.

INDOPOS.CO.ID - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez tak ragu mengakui duo Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, punya paket komplet untuk bersaing menuju titel juara dunia MotoGP 2017. Performa Vinales dan Rossi memang sangat konsisten dalam dua seri perdana, di Qatar dan Argentina. Vinales menjadi juara dalam dua seri tersebut. Sedangkan Rossi selalu berada di podium tiga besar.

“Sepertinya saat ini, kedua pembalap Yamaha, tidak hanya Maverick, juga Valentino Rossi benar-benar kuat. Saat ini mereka benar-benar memiliki paket yang baik, mereka konsisten," ujar Marquez yang menempati posisi ke-4 saat seri Qatar (26/3) dan gagal finis karena terjatuh di Argentina (9/4). 

Hasil pada dua seri itu menunjukkan Marquez mengalami kemerosotan. Pasalnya tahun lalu, Marquez mampu finis ke-3 di Qatar dan menjadi jawara di Argentina. “Dalam karier anda, selalu memiliki situasi yang baik dan sulit, saya tidak ingin mengatakan buruk. Namun, ini adalah momen anda untuk belajar dan menjadi lebih baik. Tahun ini kami memang tidak memulai dengan cara terbaik, namun musim ini masih panjang,“ ucap Marquez mencoba optimistis.

Marquez saat ini berada di posisi ke-8 klasemen sementara dengan selisih 37 poin di bawah Vinales yang sukses meraih poin sempurna. “Kami harus belajar bahwa apa yang telah dilakukan adalah salah dan memperbaiki perfoma motor. Sebetulnya saat ini kami berada dalam tingkat yang baik karena kami jatuh di Argentina saat memimpin. Saat ini memang kedua pembalap Yamaha sangat kuat, Vinales dan Valentino," tandas pembalap asal Spanyol itu.

Pembalap Tim Ducati, Andrea Dovizioso harus menelan ludah karena dirinya gagal finis di GP Argentina 2017. Hal itu disebabkan motor yang ditungganginya harus mengalami insiden setelah tertabrak motor milik pembalap Tim Aprilia, Aleix Espargaro.

Meski demikian, pembalap berpaspor Italia itu tidak sepenuhnya menyalahkan Espargaro yang membuatnya tidak dapat melanjutkan balapan. Lebih spesifik, Dovizioso menuding pembalap Octo Pramac, yakni Danilo Petrucci, sebagai biang keladi insiden tersebut.

Ketika terjadinya insiden, posisi Dovizioso berada di belakang Petrucci. Ia mengakui, Petrucci memiliki gaya balapan yang buruk sehingga membuatnya tidak berani untuk menyalip pembalap senegaranya itu. Musibah baru terjadi ketika Espargaro yang berada di belakang Dovizioso berusaha menyalipnya. Karena jarak yang terlalu mepet, pergesekan antara motor Dovizioso dan Espargaro pun tak dapat dihindarkan. Keduanya terjatuh dan terseret ke luar lintasan.

“Saya mencoba untuk membalapnya (Petrucci) dari dalam dan dia terlambat mengerem dan menutup pintu, dan itu tidak memberikan kemungkinan bagi pembalap lainnya untuk melakukan apa pun. Dia lebih berat sehingga dia bisa mengerem lebih keras. Hal itu menciptakan terjadinya kecelakaan, karena saya hampir menabraknya dan menjauh melebar, dan itu membuat Aleix (Espargaro) membuat kesalahannya. Pastinya Aleix membuat kesalahan, tetapi Danilo yang menciptakannya,” ungkap Dovizioso, dilansir MotorCycleNews, di Bologna, Italia, Jumat (14/4). (ira/oks/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%