Dua Ganda Putra Indonesia Gagal ke Final, Setelah Kevin/Marcus Terhenti di Semifinal

Sabtu, 15 April 2017 | 17:32
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Langkah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akhirnya terhenti di semifinal Singapura Terbuka 2017. (PBSI)

INDOPOS.CO.ID - Laju pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, akhirnya terhenti di babak semifinal Singapura Terbuka Superseries 2017. Hasilnya, dua ganda putra Indonesia tak ada yang berhasil lolos ke final.

Sebelumnya, pasangan Berry Angriawan/Hardianto lebih dahulu gagal melewati adangan unggulan keempat asal Tiongkok, Li Junhui/Liu Yuchen, usai kalah tiga set 15-21, 21-10, 21-16, pada Sabtu (15/4).

“Bisa sampai semifinal seperti ini, kami bersyukur. Tapi sebenarnya kami masih bisa lebih baik lagi. Cuma pas set terakhir kami sudah ditunggu lawan yang siap,” kata Hardianto dalam surat elektronik PBSI.

“Sebenarnya kami bisa mengatasi mereka. Tapi kami sempat salah menerapkan pola main aja. Pas mereka merubah permainan kami terlambat mengantisipasinya,” sahut Berry.

Berry/Hardianto sebenarnya mempunyai peluang menang setelah set pertama unggul. Keduanya berhasil memimpin perolehan angka hingga set pertama usai. Namun memasuki set kedua, Berry/Hardianto mulai mengalami kesulitan di lapangan. Mereka akhirnya kalah usai bertanding tiga game selama 46 menit.

“Set kedua kami salah polanya. Terus kami kalah angin, jadi kaya tertekan terus,” kata Berry.

“Set ketiga di awal, kami enak untuk terus menyerang lawan dan ada peluang untuk menang. Tapi pas pindah lapangan lagi, kami mau ngedive bola udah keserang duluan. Mereka tinggal nungguin kami aja,” tambah Hardianto.

Tak berapa lama, nasib Berry/Hardianto juga tertular kepada Kevin/Marcus. Peraih hat-trick Superseries yang belum terbendung sejak All England Superseries Premier 2017 ini akhirnya harus terhenti di tangan pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, lewat pertarungan tiga set 21-11, 11-21, 14-21.

Penampilan Kevin/Marcus sejatinya cukup menjanjikan saat mendominasi poin sejak set pertama. Unggulan teratas itu tak terkejar sejak meraih poin pertama hingga menguncinya di skor 21-11.

Namun, performa keduanya antiklimaks pada dua set berikutnya. Kevin/Marcus gantian tak mampu mengejar atau bahkan mendekati perolehan poin Boe/Mogensen. Dalam dua set terakhir, Kevin/Marcus selalu ketinggalan poin hingga Boe/Mogensen leluasa memenangi dua set penentu dan melaju ke final guna menantan Li/Liu. (ira/JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%