Efek Domino Ganda Campuran, Richard Maksimalkan Pelapis

Senin, 17 April 2017 | 17:31
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

INDOPOS.CO.ID - Ganda campuran saat ini dalam kondisi terpuruk. Tahun lalu, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memang bisa mendulang emas di Olimpiade Rio 2016. Tetapi sekarang, mereka tak mampu berkutik. Bahkan untuk mempertahankan gelar Singapore Open 2017, mereka keteteran.

Richard Mainaky, pelatih ganda campuran pelatnas Indonesa mengakui bahwa hal ini merupakan imbas fokus yang dia jalankan sebelum Olimpiade 2016 lalu. Menurut dia, para ganda campuran pelapis tidak mendapatkan perhatian saat masa persiapan saat itu. 

Alhasil, saat ini risiko dari dampak kebijakan itu harus dirasakan Richard dan timnya. Praveen Jordan/Debby Susanto dan Ronald Alexander/Melati Daeva belum bisa tampil optimal sepanjang 2017 ini. 

"Saya rasa kendalanya bukan masalah teknis. Tapi, karena persiapan saat latihannya yang kurang konsisten," beber Richard dalam surat elektronik PP PBSI. Menurut dia perbaikan tidak hanya buat keduanya, melainkan buat personil ganda campuran lainnya seperti Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia. 

Namun, Richard tidak akan tinggal diam. Dia sudah menyiapkan strategi untuk bisa mendorong mereka tampil lebih baik lagi.  Konsistensi permainan pemain ganda campuran saat ini juga menjadi perhatian lainnya buat tim pelatih. 

Khusus Owi/Butet,  Richard masih berharap keduanya bisa tampil sampai Asian Games. Namun, keduanya butuh lebih banyak waktu untuk istirahat.  Terlebih cedera lutut kanan yang mendera Butet sempat jadi trauma buat dia. 

 “Agar kesegarannya bisa kembali di lapangan. Itu sebabnya saya merasa sudah saatnya Jordan/Debby untuk mengambil tongkat estafet dari Tontowi/Liliyana,” lanjut Richard. Sementara itu,  Susy Susanti Kabidbinpres PP PBSI menilai kondisi pemain ganda campuran memang butuh perbaikan lebih serius. 

"Selama ini ganda campuran jadi andalan pelatnas, sudah saatnya pasangan pelapis membuktikan diri," sebutnya.  Terkait penampilan menurun Owi/Butet,  Susy menegaskan bahwa keduanya masih diharapkan comeback.  "Apalagi pelapis Owi/Butet juga belum bisa menggantikan peran mereka," bebernya.  

Memainkan Owi dengab Gloria Emanuelle Widjaja bisa menjadi solusi praktis untuk mengejat ketertinggalan ini. Langkah itu pula yang hendak kembali dijalankan Richard dan timnya.  (nap/jpg) 

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%