Bersama Ducati, Lorenzo Jadi Sorotan

Marquez pun Diragukan di Austin

Selasa, 18 April 2017 | 12:36
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
DIBUNTUTI: Pembalap asal Spanyol Maverick Vinales (25) mengendarai Yamaha, dibuntuti pembalap Italia Valentino Rossi (46), saat balapan MotoGP Grand Prix Argentina di Sirkuit de Rio Hondo, di Santiago del Estero, Argentina, pada 9 April 2017. Dalam balapan ini, Vinales keluar sebagai pemenang dan Rossi mendapat tempat kedua.

INDOPOS.CO.ID - Penampilan Jorge Lorenzo bersama Ducati Corse menjadi sorotan banyak orang. Pasalnya, Lorenzo gagal tampil maksimal pada dua race yang berlangsung. Musim ini tak seperti biasanya bagi Lorenzo. Mantan rider Movistar Yamaha itu harus tercecer di posisi 18 dengan raihan lima poin.

Benar saja, komentator MotoGP asal Italia, Guido Meda, membandingkan kendaraan yang digunakan Lorenzo saat ini dengan Valentino Rossi di musim 2011 dan 2012. Kala itu, posisi terbaik The Doctor –julukan Rossi– hanya bisa duduk di podium kedua.

Membandingkan saat ini dan sekarang, Meda melihat Lorenzo bisa saja lebih buruk dibanding Rossi. Pasalnya, peraih tiga gelar MotoGP itu memiliki gaya membalap yang berbeda seperti sistem pengereman Desmosedici GP17.

“Memang benar saat ini Lorenzo tak tampil baik. Namun apabila ia mengendarai Ducati yang digunakan Rossi, tentu situasinya bakal lebih buruk. Lorenzo memiliki gaya membalap yang begitu lembut saat pengereman, sementara Ducati merupakan motor yang pengeremannya harus dilakukan secara agresif,” ujar Meda, menukil Sky Sport, Senin (17/4).

Sementara Marquez dinilai sebagai raja di Sirkuit Austin dalam empat musim terakhir. Bagaimana tidak, ia selalu sukses keluar sebagai yang tercepat sejak 2013, 2014, 2015, dan 2016. Namun, penampilan terakhir Marquez di dua seri, Qatar dan Argentina, begitu meragukan. Jawara bertahan MotoGP itu masih mengalami masalah kecepatan pada RC213V miliknya.

Berkaca pada musim lalu, dari dua race Marquez mengoleksi 41 poin. Rider berpaspor Spanyol itu berhasil meraih podium di Qatar (posisi ketiga) dan Argentina (posisi pertama). Berbeda dengan musim ini, peraih tiga gelar juara MotoGP itu hanya mampu mengumpulkan 13 poin. Marquez harus puas berada di posisi keempat di Losail dan gagal finis akibat jatuh di Termas de Rio Hondo.

Karena itu, jelang seri ketiga di Austin, 23 April besok, Marquez wajib waspada dengan kecepatan yang dimiliki oleh rivalnya yaitu Maverick Vinales (Movistar Yamaha). Pasalnya, dari dua lomba, rekan Valentino Rossi itu mampu keluar sebagai juara podium.

Akankah Marquez bakal mempertahankan statusnya sebagai raja di Austin? Tentu bertekad untuk mencuri momentum bangkit karena saat ini posisinya di klasemen balap berada di posisi ke delapan. Marquez mengaku sangat terkesan dengan pembalap anyar Yamaha yakni Maverick Vinales, di dua seri awal MotoGP 2017.

Ia mengatakan debut Vinales di Yamaha sangatlah sempurna. Betapa tidak, Top Gun –julukan Vinales– berhasil meraih dua kemenangan sekaligus di dua seri awal MotoGP 2017 yang berlangsung di Qatar dan Argentina. Raihan sempurna tersebut membuat Marquez tak memercayai hal itu. “Debut Vinales dengan Yamaha tidak bisa dipercaya, debut yang sempurna,” ungkap Marquez, mengutip GP Xtra, Senin (17/4).

Meski begitu, Vinales memang dipercaya akan tampil gemilang di MotoGP 2017. Namun, The Baby Alien –julukan Marquez– sempat tak percaya Vinales dapat merebut kemenangan pada dua seri awal.  “Tapi itu sesuai sedikit dengan prediksi setiap orang, itu terbukti di tes pramusim,” tutupnya. (oks/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%