Jamu PS TNI, Madura United Ambisi Patahkan Rekor The Army

Jumat, 19 Mei 2017 | 10:35
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Peter Osaze Odemwingie

INDOPOS.CO.ID – Dua kali berjumpa di Indonesia Soccer Championship 2016, dua kali pula Madura United menghajar PS TNI. Bahkan, dalam duel di Stadion Gelora Bangkalan, Laskar Sape Kerap - julukan Madura United-memetik kemenangan telak 4-1.

Tapi, itu dulu. Di Liga 1 musim ini, setidaknya hingga enam pekan yang telah berjalan, The Army—julukan PS TNI—bertransformasi menjadi kekuatan tangguh. Berada di posisi ketiga klasemen sementara, hanya mereka dan Persib Bandung yang belum terkalahkan.

Sebaliknya, performa Madura United yang menduduki peringkat ke-8 masih naik-turun. Dalam tiga laga kandang, hanya sekali tim asuhan Gomes de Olivera itu membukukan kemenangan. Dua duel lainnya berakhir imbang.

Bandingkan dengan Manahati Lestusen dkk yang memetik hasil 100 persen dalam dua kali lawatan.  Jadi, dalam duel di Bangkalan malam nanti, Laskar Sape Kerrap harus mengubur dalam-dalam memori kemenangan di musim lalu. Sebab, ini tim PS TNI yang berbeda.

“Ceritanya sudah berbeda sekarang. Mereka sudah berubah. Kami juga sudah berubah,” kata Gomes Kamis (18/5).

Yang bisa jadi pemicu motivasi anak buahnya malam nanti, lanjut Gomes, adalah rekor tak terkalahkan The Army. Mereka ingin jadi tim pertama yang bisa menundukkan tim asuhan Ivan Kolev tersebut.

“Setiap kami berbuat salah, kami selalu evaluasi dan perbaiki. Menjamu PS TNI, kerja keras pemain sangat dibutuhkan,” ujar pelatih asal Brasil itu.

PS TNI biasa bermain cepat dan penuh pressing. Yang juga menonjol dari mereka, semangat juang ala militer yang tak kenal menyerah sampai menit terakhir. Contoh paling gampang ketika mereka bisa membalikkan ketertinggalan 0-2 dari Persib Bandung menjadi imbang 2-2 di menit-menit terakhir.

Cara terbaik bagi Madura United adalah meladeni permainan cepat lawan. Tak memberi mereka ruang untuk mendikte permainan.

Kebetulan Madura United punya dua penggedor dengan kecepatan tinggi, Bayu Gatra dan Peter Odemwingie. Greg Nwokolo juga bisa jadi alternatif. Duet Dane Milovanovic dan Slamet Nurcahyo  di tengah juga mesti lebih disiplin dalam menjaga kedalaman. 

Datang dengan membawa kekuatan hampir penuh, PS TNI juga sama percaya dirinya bakal bisa mempertahankan rekor tak terkalahkan. “Pemain hanya tinggal menjaga konsistensi permainan saja melawan Madura United," kata Kolev.

Menurut Ivan, konsistensi sangat penting karena yang akan mereka hadapi tim dengan materi berkualitas merata. Kalau sampai The Army sedikit saja mengendurkan konsentrasi atau mengendurkan tempo permainan mereka yang selama ini dikenal cepat, bahaya bakal mengancam.

Yang juga sangat diwanti-wanti Kolev, anak buahnya harus bisa mengontrol emosi. Sebab, sudah beberapa kali sejumlah penggawanya terlibat insiden.

Terakhir saat menjamu PSM Makassar, Manahati mencekik Marc Klok. Sebelumnya, M. Abduh Lestaluhu memukul penyerang Bhayangkara FC Thiago Furtuoso. Akibat ulahnya itu, Abduh didenda Rp 10 juta dan larangan tampil lima kali.

Ivan tak mau berpolemik soal sorotan terhadap perilaku anak buahnya di lapangan itu. Baginya, Baginya, anak asuhnya juga bermain bola seperti lainnya. “PS TNI sama dengan tim lainnya,” tandasnya. (dit/ttg)

Perkiraan Pemain

Madura United (4-3-3)

77-Hery Prasetyo (pg); 12-M. Rifad Marasabessy, 15-Fabiano Beltrame ©, 26-Fachrudin Wahyudi, 6-Andik Rendika Rama; 13-Dane Milovanovic, 16-Rizky Dwi, 10-Slamet Nurcahyono; 8-Bayu Gatra, 24-Peter Odemwingie, 99-Saldi

Pelatih: Gomes de Olivera

PS TNI (4-3-3)

15-Teguh Amiruddin (pg); 22-Ganjar Mukti, 37-Agil Munawar, 12-Erwin Ramdani, 55-Manahati Lestusen ©; 28-M. Kasim, 68-Roni Sugeng, 4-Hang Soon-Hak; 29-Elio Bruno Teixeira, 19-Leonel Jorge Nunez, 88-Safri Al Irfandi

Pelatih: Ivan Kolev

Di Stadion Gelora Bangkalan

Kickoff 18.30 WIB (Siaran Langsung tvOne)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%