Cavaliers Takluk dengan Margin 22 Digit, Warriors Mengerikan !

Sabtu, 03 Juni 2017 | 09:43
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
gemilang: Aksi LeBron James yang gemilang tidak mampu menghantarkan timnya Cavaliers menang atas Warriors.

INDOPOS.CO.ID - Final game pertama NBA antara tuan rumah Golden State Warriors kontra Cleveland Cavaliers berlangsung timpang. Bertandang ke Oracle Arena, Cavaliers tidak punya jawaban meredam performa dahsyat tuam rumah. Di depan 19.586 pendukung Warriors yang mengenakan kaos kuning dan terus berisik sepanjang pertandingan, LeBron James dkk bertekuk lutut telak 91-113.

Warriors sudah mengantisipasi semua yang akan dilakukan Cavaliers. Mereka terus leading sejak kuarter pertama sampai akhir. Setelah jeda halftime pertandingan relatif sudah dalam penguasaan tuan rumah. Poin Warriors berlari kencang untuk menang dengan margin lebar 22 poin. Barisan punggawa Warriors macam Stephen Curry, Kevin Durant, Klay Thompson, dan Draymond Green tak terbendung. Mereka mengobrak-abrik Cavaliers baik dalam defense maupun offense.

Sebaliknya, skuad asuhan Tyronn Lue seperti datang tanpa persiapan meredam barisan pemain lawan yang mengerikan. Cavaliers pun terjepit. Serba salah di setiap sisi permainan. “Mereka (Warriors) memang terbaik dari yang ada,” ucap Lue mengomentari kekalahan timnya dilansir Associated Press.

Dalam defense LeBron dkk kalah ngotot. Beberapa kali bintang-bintang Warriors malah tanpa pengawalan. Di rotasi pemain, mereka juga KO. Barisan bench Cavaliers yang uzur tidak bisa berbuat banyak mengimbangi ball movement cepat pemain-pemain Warriors.

Dalam urusan offense juga tidak membantu. Cavaliers amburadul dengan hanya membukukan field goal 34,9 % (30-96). Di second half mereka hanya mencetak 39 poin. Itu memastikan Cavaliers kalah tiga kali beruntun dari Warriors pada game pertama final tiga musim terakhir.

Cavaliers juga banjir kesalahan. Mereka membuat 20 turnover. Di lain sisi, Warriors begitu disiplin dengan hanya melakukan 4 turnover. Catatan itu membuat laga final kemarin menorehkan selisih tertinggi dalam urusan turnover. Menyamai raihan Detroit Pistons pada 2005 dan San Antonio Spurs pada 2003. “Tidak peduli berapa hari yang kamu punya untuk mempersiapkan diri, kamu tetap tidak akan bisa menyimulasikan yang mereka miliki,” ucap LeBron dilansir ESPN.

Jawaban LeBron itu seperti jadi pertanda buruk untuk juara bertahan. Ucapan mega bintang mereka tersebut bernada mengangkat bendera putih alias menyerah. Padahal, LeBron leader utama Cavaliers. Ucapannya berpengaruh besar terhadap psikologis rekan-rekannya.

“Aku tidak terkejut sama sekali (dengan kemenangan Warriors). Mereka punya power besar dalam offense. Mereka bisa menembak dari perimeter. Mereka juga bisa masuk ke paint area. Mereka melakukan semuanya dengan baik, jika tidak bisa dibilang hebat. Jadi aku tidak akan pernah terkejut dengan apa yang mereka lakukan,” tambah MVP NBA empat kali tersebut.

LeBron menyebut Durant membuat Warriors menjadi tim yang berlipat-lipat lebih kuat dibanding final musim lalu. Small forward 28 tahun itu jadi pemain paling subur dari Warriors dengan donasi 38 poin, 8 rebound, dan 8 assist. Dia mencabik-cabik paint area Cavaliers dengan sudah membuat enam dunk di dua kuarter pertama.

“Aku hanya ingin menjadi rekan setim yang baik,” ucap Durant. “Steph, Klay, Draymond, Zaza (Pachulia) dan semua pemain mencoba saling melengkapi satu sama lain. Mencoba membuat pertandingan lebih mudah untuk semua,” tambahnya.

Curry juga dahsyat dengan raihan enam tembakan tiga angka. Total MVP NBA dua musim terakhir itu menyumbang 28 poin, 10 assist, dan 6 rebound. Raihan itu sekaligus membuat Currry kini masuk dalam deretan lima pemain dalam sejarah NBA yang mampu menciptakan sedikitnya 300 tembakan tiga angka di playoff sepanjang karir. Dia datang ke game kemarin dengan raihan 295 three point.

LeBron sendiri sejatinya sudah melakukan segalanya. Dia mengemas 28 poin, 15 rebound, dan 8 assist. Point guard Kyrie Irving juga menyokong dengan torehan 24 angka. Power forward Kevin Love berjibaku sebisa mungkin di paint area untuk timnya dengan torehan 15 poin dan 21 rebound. Sayang semua itu masih belum bisa membantu Cavaliers meredam tuan rumah.

“Kami harus fokus menatap game kedua,” ucap LeBron. “Kami banyak membuat kesalahan. Dan kami tahu kami bisa bermain lebih baik dari ini,” tambahnya. Game kedua masih akan berlangsung di Oracle arena pada Senin. (irr)

Hasil Jumat (2/6)

Cavaliers vs Warriors                      91-113

(Warriors unggul 1-0)

*Tuan rumah disebut terakhir

*Playoff menggunakan sistem best of seven

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%