Di Ujung Tanduk, Triple Double LeBron Gagal Selamatkan Cavaliers

Selasa, 06 Juni 2017 | 11:30
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
TAK BERARTI: Triple double LeBron gagal selamatkan Cavaliers dari kekalahan atas Golden Golden State Warriors di game kedua final di Oracle Arena, Senin 95/6).

INDOPOS.CO.ID - Segala cara sudah dilakukan Cleveland Cavaliers untuk mengatasi Golden Golden State Warriors di game kedua final kemarin. Menurunkan tempo permainan, sudah. Rotasi lebih lancar, sudah. Sampai melakukan foul secepat mungkin saat bintang Warriors memiliki posisi open shoot juga sudah.

Di dua kuarter pertama strategi itu memang berhasil. Namun, di dua kuarter terakhir nasib Cavaliers ternyata kembali tak terselamatkan di Oracle Arena.

Jika di game pertama Cavaliers kalah dengan margin 22 poin, kemarin LeBron James dkk takluk dengan selisih yang juga tak kalah jauh yakni 19 angka, 113-132.

Warriors pun kini unggul 2-0. Harapan juara makin dekat bagi tim asuhan Steve Kerr itu meski game ketiga pada Kamis (8/6) dan keempat (10/6) bakal pindah tempat ke Quicken Loans Arena markas Cavaliers.

“Mereka menempatkan kami di situasi yang sangat sulit,” ucap Tyronn Lue, head coach Cavaliers dilansir ESPN. “Kami harus membayar mahal setiap kesalahan yang terjadi dalam defense,” tambahnya.

Di paruh pertama pertandingan penggemar Cavaliers sempat bungah melihat defense ketat tim kesayangannya. Pertahanan kokoh Cavaliers memaksa Warriors sudah membuat 11 turnover sebelum turun minum. Padahal, di game pertama Warriors total hanya membuat 4 turnover. Cavaliers pun hanya tertinggal tiga poin 64-67 saat jeda halftime.

Sayang, ternyata Cavaliers tak mampu konsisten menjalankan strategi tesebut. Di kuarter ketiga barisan bintang Warriors tancap gas mengobrak-abrik pertahanan mereka. Kombinasi Kevin Durant dan Stephen Curry total membuat 65 poin (Curry 32 poin dan Durant 33 poin).

Klay Thompson yang di game pertama melempem dengan hanya membuat 6 poin kembali unjuk gigi dengan membuat 22 angka. Sebanyak 12 di antaranya dari tembakan tiga angka (4-7). “Inilah yang ingin dilihat semua orang. Pemain-pemain terbaik bertarung satu sama lain,” ucap Thompson.

Curry kemarin juga mencatatkan sejarah. Untuk kali pertama MVP NBA dua musim terakhir itu sukses mengemas triple double di pertandingan final. Dia membuat raihan 32 poin, 11 assist, dan 10 rebound.

Kemenangan Warriors sekaligus kado manis bagi pelatih mereka, Kerr. Di laga kemarin Kerr comeback menemani Warriors di samping lapangan setelah absen sejak game kedua ronde pertama lantaran cedera tulang belakangnya kambuh. “Senang mendengar kembali suaranya di pertandingan,” ucap Curry.

Big Three Cavaliers, LeBron, Kevin Love, dan Kyrie Irving sejatinya sudah melakukan segalanya. LeBron mencetak triple double 29 poin, 14 assist, dan 11 rebound. Itu membuatnya menyamai raihan legenda Los Angeles Lakers Magic Johnson dengan membuat delapan triple double di final. Terbanyak dalam sejarah NBA.

Love pun kembali panas dengan 27 poin dan 7 rebound. Irving menambahi dengan 19 poin dan 7 assist. Sayang, itu semua masih gagal meredam Warriors yang punya terlalu banyak 'senjata'.

“Kami telah membuat mereka melakukan 20 turnover. Tapi, mereka masih mampu mengalahkan kami dengan nyaman. Yang harus kami lakukan saat ini adalah juga harus menjadi lebih baik,” ucap LeBron.

Di final musim lalu, kebangkitan Cavaliers berawal dari kemenangan mereka di game ketiga di kandang sendiri pasca tumbang di dua game pertama. Kerr sendiri ingat dan sudah meawaspadai itu. “Percaya kepadaku. Musim lalu situasinya juga 2-0 seperti ini. Semua belum aman sebelum kami benar-benar mengunci kemenangan,” ucap Kerr. (irr/jpg)

Hasil Senin (5/6)

Cavaliers vs Warriors                      113-132

(Warriors unggul 2-0)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%