Kalah karena Lelah, Warriors Unggul 3-0

Jumat, 09 Juni 2017 | 10:41
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Pemain super Cavs LeBron James

INDOPOS.CO.ID - Kurang dari setahun silam di NBA Final, Cleveland Cavaliers membuat comeback paling dramastis sepanjang sejarah franchise. Setelah tumbang atas Golden State Warriors di dua game pembuka mereka bangkit dan juara. Namun, tahun ini, Cavs sudah melakukan apapun untuk mengulang sukses itu, meski hasilnya malah membawa mereka terpuruk lebih dalam.

Pada game 3 final NBA kemarin pagi Warriors lagi-lagi membukukan kemenangan 118-113. Meski dua pemain super Cavs, LeBron James dan Kyrie Irving tampil bak kesetanan, namun sang juara bertahan NBA gagal membendung kegilaan Stephen Curry di penghujung kuarter terakhir. James mengakhiri pertandingan dengan sumbangan 39 poin, 11 rebound, dan 9 assist. Sementara Irving mengobrak-abrik rapatnya paint area Warriors dan membukukan 38 poin. Mengonversi 16 tembakan dari 22 usaha yang dilancarkan dari dalam zona dua angka.

Jika mau disebut kekurangan, Irving banyak sekali gagal melakukan tembakan tiga angka. Tapi dengan mengompensasinya dengan perolehan skor besar untuk kali pertama musim ini, sebenarnya inilah yang dibutuhkan Cleveland untuk bertarung melawan Warriors. Malam itu, Cavs memliki duo terbaik di atas lapangan dengan menurunkan James dan Irving. Meski pada akhirnya, semuanya itu tidak cukup.

''Dua orang itu bermain luar biasa, (mencetak) 38 dan 39 poin. Tapi, itu sangat menuntut fisik mereka. Aku hanya terus mengingatkan kepada anak-anakku (pemain) “Mereka pasti akan kelelahan. Paksa mereka untuk melakukan tembakan dari luar sebisa kalian, dan kelelahan akan memainkan perannya nanti”,'' ungkap Pelatih Warriors Steve Kerr. Ketika dua orang itu terus menyerang one-on-one sepanjang 44 atau 45 menit terus menerus, lanjut Kerr, dampaknya sudah pasti mengerikan.

Benar saja, saat Golden State memanfaatkan 11 pemainnya untuk melakukan pergantian, Cleveland hanya bergantung pada dua orang. Ketika JR Smith memberikan kontribusi lebih dari biasanya, yakni 16 poin – dibandingkan dengan hanya 3 angka dari kombinasi Game1 dan 2- tak ada pemain Cavs lainnya mampu mencetak poin double digit. ''Aku benar-benar kelelahan saat ini, baik mental dan fisik,'' keluh James usai pertandingan.

Sebaliknya, Golden State yang tidak memiliki duet terbaik pada pertandingan tersebut tetap saja mendapatkan sumbangan 31 angka , 8 rebound dari Kevin Durabt. Ditambah 26 poin, 13 rebound, dan 5 tembakan tiga angka dari Stephen Curry.

 

Durrant yang mengubah setiap dinamika sepanjang pertandingan. Dia adalah jawaban untuk LeBron James. Dialah kreator di setiap serangan Wariors. Durant pula yang selalu menjadi pemain terbaik di masa-masa kritis.

Dari catatan resmi play-by-play menunjukkan bahwa Durant melakukan jump shot saat kuarter empat menyisakan 1 menit 15 detik dan membawa Warriors berjarak hanya dua poin dari Cavs. Kemudian pada 45 detik tersisa Durant membuat three pointer yang akhirnya membuat timnya unggul 114-113. Ditambah lagi dua tembakan bebas di 12 detik terakhir yang memperlebar jarak dengan Cavs menjadi 116-113. Itulah momen kunci dimana akhirnya Warriors akhirnya menutup pertarungan dengan kedudukan 118-113 dan kini memimpin 3-0.

''Aku tidak ingin bersantai-santai,'' ujar Durant yang membukukan 14 poin hanya di kuarter 4. ''Ini belum berakhir. Ini adalah pertarungan gila dan semuanya masih bisa terjadi. Aku hanya ingin menikmati momen ini, mencoba untuk fokus dan tidak melihat pertandingan berikutnya atau masa lalu,'' tandasnya. Dari lapangan lawan, sebaliknya Cavs sama sekali tidak mencetak skor di 3 menit 9 detik terakhir jelang bubaran.

James mengakui final kali ini adalah yang terberat sepanjang karirnya. Dan sepanjang ingatannya, belum pernah menemui tim yang memiliki kemampuan menyerang setangguh Warriors. ''Kau harus bermain dengan (level) A-plus-plus,'' tandasnya. (cak/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%