Mulai Pede Perebutan Juara Dunia, Bottas pun Tepis Tudingan Curang

Selasa, 11 Juli 2017 | 17:04
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Valtteri Bottas

INDOPOS.CO.ID - Kemenangan di GP Austria, Minggu (9/7) malam WIB, membuat Valtteri Bottas mulai percaya diri bisa bersaing dalam perebutan juara dunia. Pembalap Mercedes asal Finlandia itu meraih kemenangan kedua di Formula One (F1) musim ini. Kini, Bottas hanya dibedakan 35 poin dengan Sebastian Vettel yang masih memimpin klasemen sementara pembalap. Selisih yang masih bisa dikejar.

Bottas sendiri merasa kemenangan di Austria seperti pengulangan saat naik podium pertama di GP Rusia. Dia menilai mampu mengontrol balapan meski Vettel terus memberikan tekanan di belakang. “Saya seperti mengalami deja vu. Balapan di Austria mirip dengan di Rusia dimana saya berhasil naik podium pertama. Saya mengontrol balapan dan tetap tenang meski Vettel terus memepet di belakang,” sebut Bottas dilansir Crash.

Bottas pun mengaku sangat bahagia bisa kembali finis pertama. “Ini kemenangan kedua selama karier saya di F1. Terima kasih atas dukungan semua fans dan tim terutama. Kini, saya semakin percaya diri dan masih ada banyak seri ke depan,” imbuhnya.

Pembalap Mercedes AMG itu pun membantah tudingan yang diberikan kepadanya terkait jump start di balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Austria itu. Sebelumnya, driver Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel menuding Bottas melakukan kecurangan.

Untuk diketahui, Bottas keluar sebagai yang tercepat pada balapan tersebut. Tercatat, ia unggul 0,658 detik dari Vettel yang berada di urutan kedua. Kendati demikian, ia mendapat serangan dari Vettel yang menyatakan kalau dirinya mencuri waktu start. Tak ingin memperkeruh keadaan, Bottas mengaku dirinya melakukan start dengan sangat baik.

“Saat mobil melaju, lampu mulai padam, jadi itu adalah start terbaik saya. Itu cukup berisiko dan juga keuntungan saya berada di depan. Kadang Anda mendapatkan start yang bagus, kadang juga melambat. Namun ini adalah balapan terbaik saya, selama ini saya berusaha positif dan itu baik-baik saja,” ujar Bottas, mengutip Crash, Senin (10/7).

Sebastian Vettel sedikit kecewa lantaran gagal finis. Pembalap Ferrari asal Jerman itu hanya berada di posisi kedua. Vettel sendiri merasa bisa mengejar Bottas dan yakin bisa menang andai balapan ditambah satu lap lagi.

Tentu saja itu tak mungkin terjadi lantaran jumlah lap telah ditentukan. Meski begitu, di lintasan, Vettel memang mampu memepet Bottas dalam beberapa lap terakhir. Bahkan, selisih waktu dia dan Bottas hanya dibedakan 0,6 detik.

Vettel pun pantas berkata seperti itu. Andai balapan berlangsung satu lap lagi, dia punya peluang besar menyusul Bottas. “Saya sempat berjuang untuk mencari kenyamanan di lintasan. Kemudian saat berganti dengan ban lunak, saya mampu enjoy dan melesat cepat. Perlahan saya mulai mengejar pembalap di depan dan mampu memepet Bottas. Saya pikir satu lap lagi saya yang akan menang. Tapi, balapan telah berakhir," sebut Vettel dilansir Formula1.com. (oks/epr/JPG)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%