Hengkang ke Bayern, James Rodriguez Bangun Kualitas Hubungan Super

Kamis, 27 Juli 2017 | 11:45
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
James Rodriguez

INDOPOS.CO.ID - Musim panas ini James Rodriguez meninggalkan Real Madrid untuk gabung Bayern Munich -- keduanya klub top. Tapi James menilai Bayern mungkin sedikit lebih besar dari Madrid. Pemain internasional Kolombia tersebut memilih hijrah dari El Real setelah tidak lagi rutin bermain. Ia memilih ke Bayern, yang meminjamnya selama dua musim dengan opsi permanen.

James tahu persis dirinya sudah meninggalkan sebuah klub besar, yang sudah menjuarai Liga Champions dua musim terakhir. Namun, klub yang sekarang ia perkuat pun disebut sama kondangnya.  "Bayern Munich sama besarnya seperti Real Madrid, malah mungkin lebih besar," kata James kepada Sport Bild yang dikutip Soccerway.

"Saya senantiasa memiliki rasa hormat besar untuk Bayern. Ketika saya memikirkan bakal ke Munich, saya melihat skuatnya dan bergumam, 'di sini ada pemain bintang sama banyaknya dengan di Real Madrid, kualitasnya sama'," ujarnya.

Di Bayern, James akan bekerja sama lagi dengan Carlo Ancelotti yang dulu juga mendatangkannya ke Real Madrid. Di bawah arahan Ancelotti-lah James menjalanin musim tersuburnya bersama El Real dengan membuat 17 gol dari 46 penampilan pada 2014/2015.

"Kami tak bekerja sama lagi selama dua tahun terakhir, tapi selalu menjaga komunikasi. Kami memiliki hubungan yang super, menyenangkan bekerja sama dengan Carlo. Saya gembira kami bersama lagi," tutur James.

Sementara itu, Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness, tak senang mendengar komentar Matthias Sammer soal James Rodriguez. Hoeness meminta Sammer untuk tak terlalu banyak bicara soal Bayern. Sammer sebenarnya bukan orang asing bagi Bayern. Mantan pemain timnas Jerman itu pernah menduduki jabatan Direktur Olahraga Bayern pada 2012-2016. Dia meninggalkan posisi tersebut karena alasan kesehatan.

Setelah tak lagi bekerja di Bayern, Sammer menjadi komentator sepakbola. Dalam kapasitasnya sebagai pundit untuk Eurosport, dia menyoroti perekrutan James oleh Bayern. Menurut Sammer, permainan James terbatas dan mudah dibaca. Selain itu, Sammer juga berharap kedatangan James tak mengusik posisi Thomas Mueller di dalam tim Bayern. Pria berusia 49 tahun itu menilai Mueller amat penting.

"Mueller, bersama beberapa pemain lain, adalah nyawa dan masa depan Bayern. Thomas adalah tipe pemain yang unik. Dia pemain bebas. Dan dia harus merasakan kebebasan ini," ujar Sammer. "Dia bisa menghilang dalam sebuah pertandingan. Itu memang tipenya. Tapi, dia sangat penting. Dia adalah seorang idola, sosok pemersatu untuk masa depan klub," katanya.

Akan tetapi, komentar Sammer itu rupanya sudah bikin panas telinga Hoeness. Hoeness pun meminta Sammer untuk tak lagi banyak bicara soal Bayern. "Saya sangat menyarankan Matthias untuk bicara sedikit tentang Bayern Munich dalam pekerjaan barunya. Karena saya yakin dia tak punya alasan untuk membenci kami," ujar Hoeness di Soccerway.

"Namun, untuk uang yang dia dapatkan sekarang, dia harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang provokatif, yang tak selalu bisa dia hindari. Dan itu memicu berita-berita seperti kemarin. Dan jika dia bijaksana, dia tak akan banyak bicara soal Bayern di masa mendatang," katanya. (tol)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%