Maverick Vinales Akui Alami Penurunan Performa

Strategi Berisiko Kunci Marquez

Selasa, 08 Agustus 2017 | 16:15
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Maverick Vinales

INDOPOS.CO.ID - Pembalap andalan Yamaha Maverick Vinales memang mengalami penurunan performa di MotoGP belakangan ini. Mengawali musim dengan sangat baik, dia mendapati hasil kurang maksimal beberapa pekan terakhir. Prestasi terakhir sang pembalap adalah meraih podium di Mugello. Tapi, setelah itu mendapat kendala.

Hingga akhirnya pada MotoGP Rep Cheska di Brno, sang pembalap kembali meraih podium ketiga. Sang pemain mengungkapkan kepuasan akan prestasi tersebut. Dia berbicara gamblang soal hal tersebut.

“Saya menaikkan kepercayaan diri kembali dan berhasil mengatur pace dengan baik sepanjang race. Sempat ada masalah temperatur tapi setelah itu semua berjalan baik. Awalnya saya merasa bisa berada di podium pada tiap race. Tapi, banyak hal yang berubah. Sekarang saya hanya ingin bekerja secara konsisten dengan frame baru dalam dua tiga race. Semua pertanda baik sudah kembali terlihat,” ujarnya kepada GPOne.

Ini menjadi podium pertama Vinales, sejak terakhir kali pada seri Italia pada Juni lalu. Pembalap Spanyol ini mengaku meniru sedikit setting Rossi yang mana harus puas finis di posisi keempat. “Saya sedikit meniru pengaturan Rossi dan itu berfungsi dengan baik. Saya puas dengan pekerjaan yang sudah kami lakukan di tim. Hasil akhirnya lebih baik dari harapan," ujar Vinales.

Vinales menyatakan situasi balapan mengalami perubahan, tak seperti di awal musim. Kini, pembalap yang menempati klasemen dua ini berharap bisa mempertahankan performa motornya. “Pada awal musim saya pikir akan mampu naik podium di setiap balapan, tapi kemudian situasi berubah. Sekarang saya cuma harus bisa memoles frame motor baru dengan lebih konsisten, selama dua atau tiga balapan,” kata eks pembalap Suzuki ini.

Sementara Marc Marquez, pembalap Repsol Honda, mengatakan bahwa strategi berisiko dalam balapan di Brno menjadi kunci kemenangannya. Dia mengakui pilihan ban salah dalam awal balapan. Hanya saja, dia tetap memacu kuda besinya. Marquez pun harus menerima kenyataan sempat berada di urutan 10. Namun, dia tak menyia-nyiakan waktu dengan masuk ke pit dan mengganti motornya. Setelah itu, dia mampu memacunya dan tak mampu ditandingi pembalap lain.

Bagi Marquez, ini merupakan kemenangan ketiga di Brno sepanjang kariernya di dunia balap. Sekali di Moto2 dan dua kali di MotoGP. Selain itu, dia pun berhasil mengembalikan dominasi pembalap Spanyol di MotoGP Rep Cheska.

Kemenangan itu dia dedikasikan untuk salah satu pembalap ternama asal Spanyol, Angel Nieto. Dia meninggal dunia pada 3 Agustus 2017 dalam usia 70 tahun. Nieto dalam perawatan setelah ditabrak mobil ketika mengendarai ATV (quad bike) pada 26 Juli 2017.

“Saya memang finis pertama. Tapi, jujur, balapan sangat sulit. Saya mengambi risiko terkait pilihan ban dan itu memang salah. Setelah masuk pit dan mengganti motor, saya mulai menemukan cengkeraman pada motor saya. Saya menikmati kemenangan ini. Bagi saya, setiap kemenangan dalam seri MotoGP musim ini sangat penting," sebut Marquez seperti dilansir Crash.

Marquez bisa dibilang sebagai master dalam balapan flag to flag. Dia sudah beberapa kali mampu "mengalahkan" balapan flag to flog. Sebelum Brno 2017, pembalap asal Spanyol itu melakukannya di Assen 2014, Misano 2015, Argentina 2016, dan Sachsenring 2016. (rap/epr/Crash.net/JPC)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%