Apesnya Marquez Disambut Gembira

Perebutan Gelar Jadi Terbuka

Selasa, 29 Agustus 2017 | 19:50
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Valentino Rossi

INDOPOS.CO.ID - Diam-diam, ada yang gembira dengan jebolnya mesin Honda yang ditunggangi Marc Marquez di tengah GP Inggris, dua hari lalu. Bukan hanya para rival sang juara bertahan di klasemen pembalap saat ini, tapi juga penggila MotoGP yang berharap bisa menyaksikan persaingan perebutan gelar juara dunia berlangsung ketat sampai finis di Valencia.

Dengan membawa pulang nol poin posisi Marquez sedikit terpeleset ke urutan kedua klasemen. Juara GP Inggris Andrea Dovizioso (Ducati) menyalip dan bertengger sebagai pemuncak klasemen dengan selisih hanya 9 poin dari Marquez. Sementara lima pembalap teratas hanya terpisah 35 poin. Dengan sisa enam seri berarti masih ada 150 poin yang bisa diperebutkan.

Bayangkan jika Marquez menang di Silverstone, atau minimal finis podium, rasanya sisa balapan di akhir musim bakal tinggal menunggu penyerahan gelar kepada rider 24 tahun tersebut. Kini persaingan kembali terbuka. Bahkan Dovi, yang sudah menjuarai empat balapan dan menjadi rider dengan kemenangan terbanyak, menganggap semuanya masih bisa terjadi.

''Rasanya masih tidak masuk akal berpikir tentang gelar juara dunia. Pendekatanku tetap sama, dari balapan ke balapan. Semuanya masih bisa terjadi jika kita melihat apa yang terjadi dengan Marquez di sini (Silverstone),'' terangya dilansir GP One. Namun dengan kemenangan di Silvertone, Dovi kini yakin 100 persen bahwa posisinya kini benar-benar berada di antara kandidat kuat juara dunia. ''Jujur, hingga sampai hari ini (sebelum balapan di Silvertone) saya masih ragu,'' tandasnya.

Menang di empat sirkuit berbeda dan dua kali back to back, Dovi merasa motornya sudah memiliki basis yang bagus. Ducati sudah beradaptasi dengan regulasi MotoGP dan juga ban Michelin yang menyuplai balapan kelas premiim sejak musim lalu. ''Jika aku harus memberikan proporsi peran pembalap dan motor aku akan mengatakan 40 persen motor, 60 persen saya,'' tambahnya.  

Dari garasi Yamaha, Valentino Rossi juga menjadi pihak yang bersukur dengan kerusakan mesin Marquez. Setelah finis di podium ketiga kini defisit poinnya dengan pemuncak klasemen terkepras dari 33 menjadi 26. Apalagi dia merasa performanya di Silverstone sangat kompetitif. ''Saya selalu berpikir realistis. Kini tertinggal 26 poin (dari Dovi) itu tidak banyak. Masih ada enam balapan lagi dan aku sangat senang (bisa bertahan di persaingan gelar juara dinia), semuanya tetap terbuka. Saya akan memberikan penampilan maksimal (hingga balapan terakhir),'' ujar Rossi yang merayakan balapan ke-300 di kelas premium (500cc/MotoGP) di Silverstone.

Rossi menyebut persaingan ketat di klasemen pembalap saat ini penting untuk fan MotoGP. Mereka kini mendapatkan sajian duel-duel sengit di setiap seri. ''Rasanya spesial, karena biasanya Anda hanya melihat persaingan satu pembalap dengan satu pembalap lainnya. Atau maksimal tiga pembalap. Tapi saat ini lima. Bahkan di sesi latihan bebas, seorang pembalap top bisa keluar dari 10 besar dengan mudah,'' tambahnya.

The Doctor kemudian mengutarakan prediksi dan harapannya perihal peta persaingan di sisa musim. Dia berharap lima pembalap teratas klasemen bisa membalap di seri terakhir Valencia dengan peluang yang sama sebagai juara dunia. ''Lalu kelima-limanya tampil bagus di hari Jumat dan Sabtu (latihan bebas dan kualifikasi) di bawah cuaca yang cerah, tapi pada Minggu pagi hujan deras turun,'' katanya terus tertawa. ''Yang pasti aku ingin kejuaraan ditentukan di Valencia,'' tandasnya.

Seri berikutnya akan berlangsung di San Marino dekat kampung halaman Rossi. Rider 38 tahun tersebut berjanji bakal habis-habisan di depan para penggemarnya dan berusaha memenangi balapan. ''Di Misano, aku ingin terlibat duel hebat dengan Dovizioso,'' ujarnya.

Sementara itu Honda masih mencari penyebab jebolnya mesin Marquez di Lap 13 GP Silverstone. Ini adalah kali pertama masalah kerusakan mesin menimpa Baby Alien-  julukan Marquez- sejak bergabung dengan Honda 2013 silam. Padahal menurutnya, akhir pekan ini dia mendapatkan mesin baru. Pada sesi latihan bebas kedua, Marquez juga sempat terjatuh dua kali. Meski begitu, rider 24 tahun itu tidak khawatir masalah itu terulang.

''Aku percaya para insinyur Honda akan dengan mudah mengetahui masalahnya dan memastikan tidak akan terulang di masa depan,'' ucapnya. (cak)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%