Piala AFF U-18

Hadapi Filipina, Garuda Nusantara Tak Boleh Jemawa

Kamis, 07 September 2017 | 10:16
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
JANGAN JEMAWA: Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri diharapkan kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam mencetak gol saat bersua Filipina di Stadion Thuwunna, Yangon, malam ini.

INDOPOS.CO.ID - Kepercayaan diri Timnas Indonesia U-19 sedang tinggi setelah kemenangan atas tuan rumah Myanmar dalam pertandingan perdana (5/9). Itu menjadi modal berharga melakoni laga kedua melawan Filipina pada Grup B Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Yangon, malam ini (siaran langsung Indosiar pukul 18.30 WIB).

Filipina bukanla unggulan dalam event kali ini. Mereka juga belum pernah mencapai semifinal selama enam kali ambil bagian dalam ajang yang sama. Bahkan, pada pertandingan pertama, mereka takluk oleg Brunai Darussalam 2-3 (5/9). Tapi, pantang bagi Rachmat Irianto dkk untuk pandang remeh lawan.

”Kalau profil jelek lawan yang dimunculkan akan ada rasa takabur nanti. Saya sudah tekankan siapapun lawan harus kamu hadapi secara serius. Tidak ada lawan yang ringan, tidak ada lawan yang berat. Yang penting kami hadapi sungguh-sungguh,” kata Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri kemarin.

Dalam sesi latihan kemarin sore, Indra mencoba melakukan perubahan komposisi pemain. Beberapa penggawa yang telah turun di laga kontra Myanmar tampak tidak masuk tim utama. Mereka antara lain, winger Saddil Ramdani, gelandang M. Iqbal, dan striker Hanis Saghara.

Sebagai gantinya, Asnawi Mangkualam yang bisa bermain sebagai gelandang berpotensi turun. Egy Mualana Vikri yang sebelumnya berada di gelandang serang digeser lebih ke kanan. Adapun posisi terdepan akan ada M. Rafly.

Saat ditemui usai latihan, Indra tidak menampik akan ada rotasi. ”Supaya nanti di akhir turnamen kami punya pemain yang punya jam terbang secara menyeluruh. Yang jelas sebagaimana kami hadapi Filipina besok (hari ini, Red), kami melihat video permainan mereka dan melihat langsung pertandingan di stadion (lawan Brunei). Itu yang menjadi antisipasi kami,” imbuh juru taktik 54 tahun itu.

Rotasi bukan karena ada pemain yang cedera atau kurang fit, melainkan murni pertimbangan taktikal dan recovery. Dengan kondisi ini, dia berpendapat timnya punya kans besar untuk meraih tiga poin. Asal, pemain bisa meningkatkan kemampuan lebih baik dari laga perdana.

”Kami juga siap-siap untuk lawan Vietnam (11/9). Saya ingin anak-anak bermain seperti biasanya. Saya pikir di babak kedua kemarin pemain masih belum 100 persen. Saya berharap jauh lebih baik,” lanjut mantan pelatih Bali United itu.

Pemain Timnas U-19 Egy Maulana Vikri juga optimis bisa meraih poin penuh kalau bersua Filipina. "Fokus untuk laga selanjutnya lawan Filipina, kami tetap patok kemenangan. Mohon doa dan dukungan warga Indonesia agar kami menjadi juara Piala AFF U-18 2017," ujar pemain yang mencetak brace saat lawan Myanmar.

 Namun, Egy enggan terlena. Euforia dan pujian dijadikan motivasi untuk kembali membawa Indonesia menang pada laga kedua melawan Filipina.

Sementara itu, start buruk Filipina yang pada partai pembuka harus menyerah 3-2 dari Brunei Darussalam, Selasa (5/9), menjadi pelajaran. Striker Filipina Mariano Suba tak mau kekalahan kedua sampai mereka telan, ketika menantang Garuda Nusantara.

"Kami melakukan banyak kesalahan dan menjadikan itu hadiah untuk Brunei," kata Suba dikutip laman resmi AFF. "Kini kami harus melakukan koreksi dan berlatih lebih keras lagi supaya kami bisa lebih baik di partai selanjutnya."  (*/ham/ira/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%