Mudah Saja untuk Gelar ke-16

Hempaskan Anderson, Nadal Juara

Selasa, 12 September 2017 | 20:01
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Rafael Nadal

INDOPOS.CO.ID - Seperti prediksi awal, ranking satu dunia, Rafael Nadal dengan nyaman memenangi gelar grand slam ke-16 nya sepanjang karir di Amerika Serikat (AS) Terbuka. Di partai final yang berlangsung di Arthur Ashe Stadium, Minggu kemarin dini hari, petenis Spanyol itu melibas petenis Afrika Selatan Kevin Anderson tiga set langsung tanpa balas 6-3, 6-3, 6-4. Pertandingan berlangsung 2 jam 27 menit.

Anderson (ranking 32 dunia) datang ke partai puncak dengan predikat pemilik ranking terendah sepanjang sejarah yang tampil di final AS Terbuka. Namun, dia sudah berbuat segalanya. Senjata utamanya yakni servis keras sudah diekspoitasi maksimal untuk menghasilkan sepuluh ace.

Sayangnya, petenis jangkung setinggi 203 cm itu tampak kurang sabar menghadapi permainan ulet Nadal. Hasilnya petenis 31 tahun itu sering melakukan kesalahan sendiri. Anderseon tercatat 40 kali membuat unforced error sepanjang laga. Sementara Nadal hanya melakukannya sebelas kali.   

“Ini pertandingan yang benar-benar sulit. Saya sudah berusaha maksikmal. Namun, melawan petenis yang sudah tampil di final grand slam 20 kali lebih memang bukan hal yang mudah,” ucap petenis Afrika Selatan pertama yang menembus final grand slam tersebut dilansir USA Today.

Bagi Nadal, kemenangan kemarin membuatnya kini punya rekor 16-7 di final grand slam sepanjang karir. Sebanyak 16 trofi yang dia miliki membuatnya terpaut tiga gelar dari Roger Federer yang sampai saat ini masih menjadi pengumpul titel grand slam terbanyak sepanjang masa. Musim ini, kedua petenis sama-sama mengumpulkan dua trofi mayor.

“Saya tidak memikirkan sama sekali tentang itu. Saya melakukannya dengan cara saya sendiri. Dan saya bahagia dengan ini,” ucap Nadal, petenis kidal saat ditanya selisih gelar grand slam yang dia miliki dengan Federer.

Bagai Nadal ini menjadi gelar AS Terbuka ketiga sepanjang karir. Dua gelar lain dia raih pada 2010 dan 2013. Sebanyak 13 gelar mayor lain diraihnya melalui Prancis Terbuka sepuluh kali, Australia Terbuka satu kali, dan Wimbledon dua kali.

Lebih dari itu, kemenangan Nadal di AS Terbuka ini menjadi lebih penting lantaran menjadi gelar lapangan keras pertamanya sejak 2014. Itu terhitung sejak dia memenangi Qatar Open 2014.

Dengan telah kembali menduduki ranking 1 dunia, mengumpulkan dua titel grand slam dalam semusim, lantas merengkuh titel lapangan keras, Nadal menunjukkan kemampuan puncaknya telah kembali. Musim lalu dia masih terpuruk, lantaran lebih banyak bergelut dengan cedera pergelangan tangan.

“Ini momen penting yang menunjukkan energi tertinggi saya telah kembali. Jujur, secara pribadi saya juga tidak mempercayai apa yang terjadi musim ini. Itu jika melihat semua masalah, cedera yang saya alami sebelum ini,” ucap Nadal.

Kemenanga ini membuat Nadal masih bertahan di ranking satu dunia. Kali pertama dia kembali ke puncak ranking dunia tersebut adalah 21 Agustus lalu. Sampai saat ini, total Nadal sudah 144 minggu menghabiskan waktu di puncak ranking ATP sepanajgn karir. Itu terhitung sejak dia memulai karir profesional 17 tahun lalu yakni pada 2001.(irr)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%