Hadapi Dortmund, Tottenham Berharap Tuah Wembley

Rabu, 13 September 2017 | 13:24
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Striker Tottenham Hotspurs, Harry Kane.

INDOPOS.CO.ID - Tottenham Hotspurs memiliki semacam alergi saat tampil di Stadion Wembley. Sejak akhir musim lalu, tim berjuluk The Lilywhites itu memang memakai Wembley sebagai pengganti White Hart Lane yang sedang direnevoasi.

Namun, dari 12 pertandingan yang sudah dilakukan Harry Kane dkk di stadion nasional Inggris itu, mereka hanya mengemas 2 kemenangan! Delapan laga berakhir kekalahan dan dua sisanya imbang.

Padahal, Tottenham sudah berusaha semakismal mungkin membuat Wembley terasa seperti rumah mereka sendiri. Mulai dari memasang beberapa poster dengan slogan klub hingga menggunakan drummer untuk membuat stadion serasa seperti neraka bagi tim tamu. Namun, usaha itu tidak sejalan dengan prestasi tim.

Kekalahan 1-2 atas Chelsea (20/8) adalah yang pertama mereka bukukan di kandang di Premier League. Kali terakhir Tottenham keok di home adalah saat menjamu Southampton Mei tahun lalu dengan skor 1-2.

''Tidak ada yang perlu dikomplain untuk Wembley. Menurut saya, semua yang terjadi adalah hasil dari kinerja kami,'' ujar tactician Tottenham Mauricio Pochettino seperti dilansir Sport 24.

Hasil buruk di Wembley membuat posisi Tottenham di klasemen Premier League masih berkutat di papan tengah. Mereka saat ini ada di posisi lima. Dua kemenangan Tottenham semuanya dibukukan saat away. Salah satunya saat menang 3-0 dari Everton (9/9).

Dan, dini hari nanti, "kutukan" Wembley sudah harus berakhir. Sebab, mereka akan melawan Borussia Dortmund di matchday pertama Liga Champions. Dortmund bersama Real Madrid adalah saingan utama Tottenham musim ini untuk bisa lolos ke fase grup.

Itulah yang membuat Pochettino enggan menganggap kegagalan timnya meraih hasil positif di Wembley karena apes. ''Sama sekali itu (kutukan) tidak ada di benak para pemain. Cara kami kebobolan bukan salah Wembley, tetapi karena kami sendiri,'' sambung pelatih 45 tahun itu.

Tetapi, bukan hanya Tottenham yang berharap kutukan di Wembley berakhir. Die Borussen--julukan Dortmund--setali tiga uang. Mereka memiliki memori buruk di stadion berkapasitas 90 ribu kursi itu pada final Liga Champions 2012-2013.

Saat itu, Dortmund kalah 1-2 dari rival abadi mereka Bayern Muenchen. Semakin menyakitkan karena gol penentu kemenangan Bayern lahir di menit ke-88 oleh Arjen Robben.

Meski begitu, gelandang Nuri Sahin mengaku bahwa timnya saat ini hanya fokus untuk laga melawan Tottenham. "Kami benar-benar tertantang untuk bermain di stadion itu lagi," ujar eks gelandang Real Madrid dan Liverpool itu.

Tetapi, kepercayaan diri Sahin tidak didukung dengan kondisi timnya saat ini. Setidaknya ada tujuh personel kampiun Bundesliga 2011-2012 itu yang akan absen karena cedera dini hari nanti. Mereka adalah Marc Bartra, Marcel Schmelzer, Marco Reus, Raphael Guerreirom Andre Schuerrle, Erik Durm, dan Sebastian Rode. Lima nama terakhir bahkan out dari skuad Dortmund di Liga Champions musim ini.

''Ini adalah grup tersulit sekaligus menantang,'' ujar direktur manajer Dortmund Hans-Joachim Watzke kepada seperti dikutip Super Sport. ''Memang akan menjadi tantangan yang sangat berat bagi kami melawan Tottenham minus beberapa pemain penting. Namun, saya rasa kami berada di level yang sama dengan mereka,'' tuturnya. (io/jpg)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%