Di Balik Kemenangan Owo/Butet di Prancis Terbuka 2017

Selasa, 31 Oktober 2017 | 11:13
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

INDOPOS.CO.ID - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir masih menjadi pasangan ganda campuran senior yang masih cukup diperhitungkan di peta bulu tangkis dunia. Prancis Open 2017 menjadi salah satu bukti nyata bahwa mereka masih cukup kompetitif. setidaknya dalam 2-3 tahun ke depan. Pasangan yang karib disapa Owi/Butet itu memastikan gelar Superseries kedua tahun ini setelah menggebuk pasangan muda Tiongkok, Zheng Siwei/Chen Qingchen, 22-20, 21-15 Minggu malam lalu.

Kemenangan tersebut sekaligus meneguhkan dominasi Owi/Butet terhadapi Zheng/Zhen. Sepanjang setahun ini, kedua pasangan sudah tiga kali bertemu. Hasilnya, Owi/Butet selalu unggul, termasuk laga final akhir pekan itu. Hasil tersebut sekaligus menggenapi gelar ke-16 bagi Owi/Butet sejak dipasangkan pada 2011.

Owi menyebutkan bahwa kemenangan yang mereka dapatkan kemarin buah dari bermain tenang dan lebih menikmati final kemarin. “Kami tidak mau memikirkan menang atau kalah, coba yang terbaik saja dulu,” ungkap Owi dalam surat elektronik PP PBSI.

Pada pertemuan terakhir Owi/Butet mengalahkan Zheng/Chen pada Kejuaraan Dunia 2017 di Glasgow, Skotlandia. “Jadi kami tahu mereka mau balas. Kami tetap fokus terus,” bebernya. Zheng/Chen  merupakan ganda campuran muda potensial yang dimiliki Tiongkok. Di usia mereka yang belum beranjak di 21 tahun, mereka sudah mampu mendobrak peta ganda campuran dunia.

Bahkan saat ini, mereka berada di peringkat satu dunia. Kemenangan di dua laga sebelumnya menjadi modal penentu buat Owi/Butet dalam mengamankan gelar kemarin. ”Gelar-gelar penting sudah kami dapatkan, seharusnya kami tampil rileks di turnamen level superseries,” lanjut Butet.

Pada pertandingan kemarin, Owi/Butet menerapkan permainan yang cukup atraktif. Kombinasi netting Butet disambut smes tajam dari Owi yang terbukti mampu menyulitkan Zheng/Chen. Sepanjang keikutsertaan di Prancis Terbuka, Owi/Butet sudah mendulang dua gelar. Sebelumnya mereka menciptakan gelar pada 2014,

Pasangan Indonesia ini saat ini sudah memastikan posisi mereka di Superseries Masters Finals di Dubai Desember mendatang. “Kami sudah enam kali tanding di superseries finals dan belum pernah tembus semifinal. Dengan bekal gelar di tahun 2017 ini serta penerapan strategi yang benar, komunikasi terus sama Owi, saya yakin kami bisa juara di sana. Mmdah-mudahan kami bisa,” ucap Butet.

Prancis Terbuka ini rupanya berpihak kepada pebulutangkis Indonesia. Selain Owi/Butet, Greysia Polii/Apriani Rahayu akhirnya memastikan gelar perdana mereka di Super Series. Itu setelah Greysia/Apri mengalahkan Lee So-hee/Shin Seung-Chan dua game langsung, 21-17, 21-15. (nap)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%