Pelatih Pebulutangkis Tanah Air Cari Pemain Rangkap

Baru Tentukan Prioritas saat Masuk Tim Senior

Sabtu, 04 November 2017 | 12:05
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
RINOV RIVALDY/PITHA HANINGTYAS MENTARI

INDOPOS.CO.ID - Pebulutangkis tanah air yang baru saja berkiprah di pentas World Junior Championship (WJC) 2018 mendapatkan apresiasi dari klub masing-masing. Mereka yakni, Gregoria Mariska Tunjung (Mutiara Cardinal Bandung), dan empat pebulutangkis Djarum Kudus, Rehan Naufal, Siti Fadia, Rinov Rivaldy, dan Ribka Sugiarto.

Buat Gregoria yang mendulang emas tunggal putri dan Rinov di ganda campuran mereka mendapatkan deposito senilai Rp 40 juta plus TV LED 43” dan home theatre dari PB Djarum. Sedangkan tiga pebulu tangkis lainnya RIbka, Rehan/Fadia mendapatkan satu paket TV LED 43” dan home theatre. Nova Widianto, pelatih ganda campuran pelatnas juga mendapatkan bonus yang sama.

Capaian pebulutangkis di Indonesia memang memutus tradisi tanpa gelar dalam empat edisi WJC sebelumnya. Terakhir kali Indonesia mendulang gelar melalui Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja pada 2012. Tapi tahun ini, Indonesia panen dengan dua medali emas dari Gregoria dan Rinov/Pitha Haningtyas Mentari pada ganda campuran. “Tentu ini prestasi yang berkesan buat saya,” kata Gregoria.

Sebab, tahun depan mereka menjalani transisi dari junior ke level senior. Demikian pula dengan Rinov. Mereka akan berjuang di level kompetisi terbaru. Tetapi, mereka tidak akan kaget, sebab, sebelumnya baik Rinov maupun Gregoria kerap tampil di level senior.

Grego tahun ini juga sempat mencicipi babak final Syed Modi International Badminton Championship. Sebelum dia dikalahkan andalan India, Pusarla Venkata Sindhu di partai final. “Saya sudah cukup siap menghadapi persaingan level senior,” katanya. Termasuk untuk Asian Games 2018. Meski berat, Grego punya keyakinan untuk memberikan kejutan buat pebulutangkis top Asia lainnya.

Sementara itu, Rinov yang kerap main rangkap di ganda campuran dan ganda putra juga berencana melanjutkan pilihan itu. “Bagi saya nyaman memang lebih enak di ganda campuran, tapi kalau boleh milih main dua-duanya,” urainya.

Nova melihat kesempatan tersebut cukup terbuka lebar. Sebab, dia melihat Rinov punya potensi untuk mewujudkan itu. “Sebenarnya di level pratama atau junior itu penting main rangkap, untuk senior butuh skala prioritas, mana yang lebih diutamakan,” terangnya. (nap/tom)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%