Borussia Dortmund versus Bayern Muenchen, Hindari Kudeta

Sabtu, 04 November 2017 | 13:20
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Robert Lewandowski

INDOPOS.CO.ID - Kehilangan delapan poin secara beruntun berakibat fatal buat Borussia Dortmund. Tahta Bundesliga yang dikuasai sejak spieltag pertama hingga kesembilan harus rela dikudeta oleh rival yang paling dibencinya, Bayern Muenchen.

Kans buat merebut kembali posisi teratas datang dini hari nanti (5/11) di spieltag kesebelas saat menjalani der Klassiker di Signal Iduna Park. Tiga poin atas Bayern dini hari nanti juga akan mengembalikan keangkeran Iduna Park setelah sempat dinodai ketika kalah 2-3 oleh RB Leipzig (14/10) lalu (siaran langsung Fox Sports pukul 00.30 WIB).

Akan tetapi asa Dortmund buat mengalahkan Bayern tidak akan gampang. Bayern menemukan kestabilan sejak pemecatan Carlo Ancelotti 28 September lalu dan mengangkat der trainer gaek Jupp Heynckes sebagai nahkoda tim per 9 Oktober silam. Dari enam pertandingan bareng pria 72 tahun itu, semua dilalui dengan kemenangan.

Kedatangan kembali Heynckes memang menyebalkan buat kubu Dortmund. Pria yang dijuluki Osram tersebut merupakan der trainer yang memberikan kekalahan buat Die Borussen di final Liga Champions 2012-2013 lalu.

Selain itu, Heynckes juga punya rekor menterang kalau berhadapan dengan Dortmund. Sepanjang karirnya sebagai pelatih, Heynckes bentrok lawan Dortmund 45 kali dengan 21 kali menang, 13 seri, dan 11 kalah. Mencetak 83 gol dan kebobolan 66 gol. Seandainya dipersentasekan maka kans menang Heynckes kalau bertemu Dortmund adalah 46, 67 persen.

Harmonisnya ruang ganti Bayern sejak kedatangan Heynckes ditegaskan winger Bayern Arjen Robben. Dalam situs resmi Bundesliga kemarin (3/11) Robben menuturkan semua pemain bergairah menuju der Klassiker ini.

 “Mereka sungguh kuat musim ini. Mereka memulai Bundesliga dengan bagus, mereka juga punya pelatih anyar, seorang Belanda (Peter Bosz, red.), yang memainkan gaya baru memainkan sepak bola,” tutur Robben. “Mereka mengedepankan ball possession juga berjuang merebut bola secepatnya setelah kehilangan,” tambah bekas pemain Chelsea itu.

Produktivitas Dortmund menurut Robben jauh lebih galak di tangan Bosz musim ini. Di Bundesliga, Dortmund adalah tim paling galak dengan capaian 27 gol. Tiga gol lebih baik ketimbang Bayern.

Robben memprediksi pertandingan lawan Dortmund dini hari nanti (5/11) akan berlangsung penuh adu tangguh fisik, kengototan, juga agresifitas. “Kami akan pasang mata terutama dengan serangan balik mereka karena mereka punya banyak pemain dengan kecepatan luar biasa. Juga transisi mereka di era Bosz ini luar biasa,” ucap pemain 33 tahun tersebut.

Dengan kembalinya Robert Lewandowski di lini depan Bayern, Robben berkata timnya kian komplit. Bayern kehilangan Manuel Neuer, Thomas Mueller, dan Franck Ribery karena cedera.  Di sisi lain, gelandang serang Dortmund Christian Pulisic mengharapkan kebangkitan timnya. Walau momen bangkit harus melalui hadanga Bayern, pemain 19 tahun itu sangat optimis bisa menang.

 “Bertanding lawan Bayern selalu punya makna tambahan. Bayern adalah rival utama kami dan tentu saja kami menginginkan hasil yang bagus. Antusiasme yang tinggi inilah membuat laga menjadi spesial,” tutur Pulisic.

Pemain timnas AS tersebut tidak menutup mata mengenai Bayern yang kian membaik di tangan Heynckes. Membaiknya komunikasi pemain senior dengan pelatih menjadi salah satu kunci kestabilan Bayern di tangan Heynckes ini. (dra)

Perkiraan Pemain

Borussia Dortmund (4-3-3): 38-Buerki (g); 5-Bartra, 25-Sokratis, 36-Toprak, 29-Schmelzer(c); 27-Castro, 33-Weigl, 10-Goetze; 9-Yarmolenko, 17-Aubameyang, 20-Philipp

Pelatih: Peter Bosz

Bayern Muenchen (4-2-3-1): 26-Ulreich (g); 32-Kimmich, 17-Boateng, 5-Hummels, 27-Alaba; 8-Martinez, 21-Rudy; 10-Robben (c), 6-Thiago, 29-Coman; 9-Lewandowski

Pelatih: Jupp Heynckes

Wasit: Tobias Stieler

Stadion: Signal Iduna Park, Dortmund

Live: Fox Sports pukul 00.30 WIB

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%