Merasa Tak Dihargai Tim, Hanafi Pastikan Hengkang dari Persegres

Selasa, 14 November 2017 | 15:33
Share:
Facebook Share
Twitter Share
Google Plus Share
Hanafi

INDOPOS.CO.ID - Apes betul nasib Persegres Gresik United. Musim depan, tim berjuluk Laskar Joko Samudro resmi bakal berlaga di Liga 2. Parahnya, Persegres juga harus siap ditinggal sang pelatih, Hanafi. Hanafi memang masih memiliki kontrak dengan Persegres. Namun, kontrak hanya berlaku sampai bulan November ini. Artinya, setelah itu, kontrak Hanafi bersama Persegres akan kadaluarsa.

Dan, pria asli Malang itu lebih memilih hengkang setelah kontrak habis. “Musim depan rasanya sudah nggak bareng Persegres lagi,” ujar Hanafi. Keputusan Hanafi tersebut rasanya tak mengejutkan.

Pasalnya, pihak manajemen Persegres memang kurang menghargai kinerja Hanafi. Terbukti, pada awal Agustus lalu ia dicopot dari posisinya sebagai pelatih. Ia digantikan Kusairi. Saat itu, ia hanya menjabat kepala staf teknis Persegres. Bahkan, ia tak boleh cawe-cawe urusan taktikal tim.

Terbaru, gaji Hanafi dalam tiga bulan terakhir masih mandek. Gaji mantan pelatih Persis Solo itu belum dibayarkan oleh pihak manajemen. Meski demikian, Hanafi enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama hengkang dari Persegres. “Soalnya, bukan hanya saya. Pemain juga belum gajian,” bebernya.

Bahkan, pemain Persegres sudah mulai gerah dengan pihak manajemen. Pasalnya, hingga saat ini gaji mereka belum juga dibayar. Padahal, kompetisi Liga 1 sudah usai. Karena itu, mereka menuntut agar gaji seger dilunasi. “Kompetisi selesai, harusnya gaji juga sudah beres,” sebut salah satu punggawa Persegres yang enggan disebut identitasnya.

Melihat hal itu, Hanafi semakin mantap untuk hengkang. Meski begitu, Hanafi masih belum tahu kemana ia akan berlabuh. Namun, yang pasti, ia tak akan menukangi tim yang akan berlaga di Liga 1. “Kalau melatih lagi, saya hanya akan menerima tawaran tim dari Liga 2 atau Liga 3. Beban nggak terlalu berat,” ungkapnya.

Selain itu, Hanafi juga mempertimbangkan opsi pension dari dunia kepelatihan. Ia berencana membuat akademi sepakbola. “Bisa di malang, bisa di kota lainnya. Jadi, saya hanya fokus ke akademi saja,” terangnya. (gus)

Apa Reaksi Anda?
 Loading...
Suka
Suka
0%
Lucu
Lucu
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Aneh
Aneh
0%
Takut
Takut
0%